Suara.com - Shin Tae-yong pelatih Timnas Indonesia punya rencana mulia terkait denda pemain Tim Merah Putih. Pelatih asal Korsel itu berencana menyumbangkan denda pemain ke sebuah panti asuhan.
Shin Tae-yong yang dikenal sebagai pelatih tanpa kompromi dalam hal kedisplinan menurut asistennya, Yoo Jae-hoon berencana menerapkan aturan ketat untuk displin pemain Timnas Indonesia.
Tak main-main, STY akan berikan denda uang semisal pemain telat datang ke tempat latihan. Hukuman untuk pelanggaran displin yakni denda Rp1 juta.
Menurut Yoo Jae-hoon saat diwawancara oleh Akmal Marhali di podcast Bicara Bola mengatakan pemain yang telat walaupun 1 menit akan dikasih denda oleh STY.
"Telat satu menitpun didenda. Sekarang naik ke satu juta. Akhir-akhir ini peraturan baru, naik satu juta," ucap Yoo Jae-hoon.
Awalnya kata Yoo, denda keterlambatan pemain hanya sebesar Rp500 ribu. Denda itu kemudian naik menjadi 1 juta demi memperkuat kedisplinan para pemain.
Setidaknya ada tiga hal menurut asisten STY itu untuk kedisplinan yakni, jangan terlambat saat makan tim, meeting dan sesi latihan.
Menariknya, STY kemudian berencana akan mengumpulkan uang tersebut untuk diberikan ke sebuah panti asuhan. Menurut Yoo, itu murni dari ide coach Shin.
"Rencananya, denda itu dikumpulkan, idenya coah Shin Tae-yong itu nanti akhir tahun kita sumbangkan ke panti asuhan atas nama Timnas Indonesia. Itu ide dari coach Shin juga," jelasnya.
Baca Juga: Handball Justin Hubner, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Sepak Penalti Irak
STY sendiri beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke pondok pesantren Daarut Taubah Bandung. Shin Tae-yong kala itu menyumbangkan hadiah yang didapat usai memimpin Timnas Indonesia tampil di Piala AFF 2020.
Nah kira-kira rencana STY itu termasuk Asian Value gak yah?
Jagat sosial media tengah dihebohkan dengan dua kata Asian Value yang dilontarkan oleh host podcast Total Politik, Arie Putra dan Budi Adiputro saat membahas dinasti politik bersama Pandji Pragiwaksono.
Publik pun di jagat sosial media X sekarang sedikit-sedikit menyematkan kata Asian Value pada hal apapun.
Untuk informasi, Asian Value setidaknya memiliki sejumlah konsep utama yakni displin, kerja keras dan penghormatan terhadap otoritas.
Konsep ini sebenarnya mendapat perhatian khusus publik saat dilontarkan oleh PM Singapura, Lee Kuan Yew. Konsep ini kemudian bertambah gaungnya di periode 1980 hingga 1990-an.
Berita Terkait
-
Handball Justin Hubner, Timnas Indonesia Tertinggal 0-1 dari Sepak Penalti Irak
-
Kejutan untuk Fans di GBK, Sal Priadi Nyanyi 'Indonesia Pusaka' saat Jeda Babak Pertama Timnas Indonesia vs Irak
-
Timnas Indonesia Dominasi Ball Possession Lawan Irak, Sang Profesor Thom Haye Alasannya
-
3 Peluang Emas Timnas Indonesia Bikin Irak Ketar-ketir di Babak Pertama
-
Momen Babak Pertama Timnas Indonesia vs Irak: Gol Singa Mesopotamia Dianulir, Skuad Garuda Banyak Peluang
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Absen di La Liga Demi Fokus Pemulihan Cedera untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Amerika Serikat: Tuan Rumah Piala Dunia yang Siap Jawab Ekspektasi Publik
-
Syarat Mutlak Iran Ikut Piala Dunia 2026, Amerika Serikat Harus Menjamin Tidak Ada Penghinaan
-
Kapten Persita Diincar Klub Elit Brunei, Bakal Duet dengan Ramadhan Sananta?
-
Potret Suram Okupansi Hotel Amerika Serikat Jelang Piala Dunia 2026