Suara.com - Timnas Indonesia gagal memenuhi ekspektasi memetik kemenangan saat menjamu Irak di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, petaka bagi Timnas Indonesia datang di awal babak kedua seusai Justin Hubner dianggap melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Aymen Husein yang ditunjuk sebagai eksekutor mampu menjebol gawang yang dikawal Ernando Ari.
Setelah gol tersebut, skuat Garuda pun bertubi-tubi mengalami kesialan. Dimana Jordi Amat diganjar kartu merah usai melanggar pemain Irak di menit 59.
Tak berselang lama, Irak kembali mendapat hadiah penalti. Tapi untung tendangan Aymeen Husein kini melenceng jauh di atas gawang Ernando.
Jelang bubaran, Ernando dipaksa memungut bola dari gawangnya setelah melakukan blunder dan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh pemain Irak.
Laga tersebut pun ditutup dengan skor 0-2 untuk kemenangan Irak.
Meski takluk atas Irak, Timnas Indonesia nyatanya masih punya peluang untuk melangkah ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Anak asuhan Shin Tae-yong masih menyisakan satu laga lagi menghadapi Filipina yang akan dihelat di Stadion Gelora Bung Karno pada 11 Juni 2024 mendatang.
Bila mampu memaksimalkan laga tersebut menjadi kemenangan, maka otomatis Thom Haye dkk langsung melaju ke putaran berikutnya.
Tunggu Laga Vietnam kontra Filipina
Yang menarik sebetulnya Timnas Indonesia bisa lolos ke putaran ketiga tanpa bersusah payah, yaitu dengan melihat laga Vietnam kontra Filipina yang akan dihelat malam ini, Kamis (6/6/2024).
Timnas Indonesia bisa langsung lolos ke putaran ketiga bila Vietnam hanya mampu bermain imbang menghadapi Filipina.
Sebab bila bermain imbang, Vietnam bakal mengemas 4 poin.
Sedangkan Filipina akan mengemas 2 poin saja.
Berita Terkait
-
Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026: Jordi Amat Diusir Wasit, Timnas Indonesia Dipecundangi Irak di SUGBK
-
4 'Dosa' Jordi Amat Bersama Timnas Indonesia, Terbaru Diganjar Kartu Merah Lawan Irak
-
Keputusan Kontroversi Shaun Evans di Timnas Indonesia vs Irak: Ganjar Kartu Merah dan Hukum 2 Penalti Skuad Garuda
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli