Suara.com - Pelatih klub Liga 1 Persib Bandung, Bojan Hodak menyambut baik langsung tampilnya Maung Bandung di fase grup Liga Champions Asia (ACL) 2 musim 2024/2025.
Dikutip dari laman resmi klub, Jumat (21/6/2024), Bojan Hodak mengatakan jika Persib bisa berpotensi terjungkal jika tampil terlebih dahulu di babak play-off.
"Karena kualifikasi bisa saja menyulitkan bagi kami dan menjadi masalah. Dengan kelolosan langsung kami ke fase grup, itu tentunya menjadi keuntungan bagi klub," ungkap Bojan.
Diketahui, sebelumnya Persib dijadwalkan harus melalui babak play-off terlebih dahulu. Namun menurut laman resmi AFC, sebanyak 27 klub, termasuk Maung Bandung, sudah dipastikan bakal tampil di fase grup yang diikuti 32 tim.
"Itu bagus dan menjadi hal yang penting bahwa kami bisa langsung masuk ke fase grup. Jadi ini membuat kami menjadi lebih mudah karena tidak perlu tampil dulu di kualifikasi," jelas Bojan.
Meski sudah memastikan akan langsung tampil di fase grup, pelatih asal Kroasia itu menegaskan jika perjuangan Persib tentu tak akan mudah.
Menurutnya, Persib pada fase grup akan menghadapi klub-klub kuat yang berasal dari negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan dan China.
"Kami akan memainkan laga yang berat. Jadi kami, para pemain bisa meningkatkan level permainannya melawan tim-tim bagus di Asia," ungkap Bojan.
"Hal penting lainnya adalah untuk bisa mendapatkan poin bagi ranking AFC dan FIFA. Ini penting untuk klub serta Indonesia. Jadi, untuk di waktu yang akan datang, klub Indonesia bisa langsung melaju ke Liga Champions Asia," pungkasnya.
Baca Juga: Resmi! Liga 1 2024/2025 Kick-off 9 Agustus, Dibuka Persib vs PSBS Biak
Lewat laman resminya, AFC mengonfirmasi kontestan yang akan bersaing di ACL 2 2024/2025. Kontestan ACL 2 diikuti 32 tim, sebanyak 27 tim sudah dipastikan lolos otomatis, termasuk Persib.
AFC memberikan keterangan bahwa tim yang diberi bintang secara langsung lolos ke babak penyisihan grup. Persib senasib dengan klub wakil dari Vietnam, Hong Kong, FIlipina, dan Singapura yang diberi bintang dinyatakan lolos otomatis ke fase grup.
Berita Terkait
-
Maxwell Resmi Tinggalkan Indonesia, Eks Striker Persija Tidak Gabung Persib Bandung
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Lionel Messi Jadi Spider-Man? Aksi Terbangnya Bareng Tom Holland Bikin Heboh
-
Teror Suporter Meksiko: Pasang Petasan hingga Gelar Konser Dadakan Depan Hotel Ekuador
-
Viral Aneh di Piala Dunia 2026: Foto Lewat TV dan Unggah di Sosmed Jadi Tren
-
Erling Haaland Pahlawan! Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Skandal FIFA! 50 Anggota Parlemen UE Desak Infantino Diseret ke Meja Hijau
-
Viral Video Lawas Ramalan Diego Maradona: Laga Piala Dunia 2026 Dibagi 4 Babak
-
Anak Patrick Kluivert dan 2 Pemain Belanda Jadi Korban Serangan Rasis Usai Kegagalan de Oranje
-
Kalah dari Maroko, Jalanan Belanda Berubah Jadi Medan Perang Suporter vs Polisi
-
Belanda Angkat Koper, Virgil van Dijk Jadi Kambing Hitam Disebut Pemain Lemah
-
Der Panzer Tersingkir! Julian Nagelsmann Dituding Perusak Mental Pemain Jerman