Suara.com - Sosok Lee Chun-soo jadi perbincangan karena mendorong Shin Tae-yong kembali melatih timnas Korea Selatan. Ini di saat kontrak Shin Tae-yong dengan timnas Indonesia belum jelas.
Sehingga masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia masih abu-abu. Kontraknya akan berakhir pada akhir Juni 2024, namun belum ada tanda-tanda perpanjangan.
Di sisi lain, legenda sepak bola Korea Selatan, Lee Chun-soo, mendesak Federasi Sepak Bola Korea (KFA) untuk merekrut kembali Shin Tae-yong.
Lee Chun-soo menilai Shin Tae-yong adalah pelatih yang kompeten dan cocok untuk membangun masa depan sepak bola Korea Selatan.
Ia bahkan siap membantu KFA dalam merayu Shin Tae-yong.
"Sepak bola Korea harus dipilih dengan melihat masa depan daripada melihat Kualifikasi Piala Dunia. Kita perlu pelatih yang kompeten yang dapat bekerja dengan tim nasional. KFA mencoba memilih pelatih Korea dengan menekankan kembali gaya Korea," ujar Lee Chun-soo, dikutip dari Naver, Senin (24/6/2024).
"Yang terbaik adalah mendatangkan manajer asing. Jika tidak, kandidat satu-satunya adalah Hong Myung-bo dan Shin Tae-yong," jelas Lee Chun-soo.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa PSSI akan melepas Shin Tae-yong jika memang ingin kembali ke Korea Selatan.
Namun, Erick Thohir juga menegaskan bahwa PSSI memiliki hubungan baik dengan Shin Tae-yong dan akan memberikan waktu untuk pemulihannya.
Baca Juga: Sinyal Timnas Indonesia Bakal Kehilangan Shin Tae-Yong, Begini Kata Erick Thohir
Drama kontrak Shin Tae-yong ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola di Indonesia dan Korea Selatan.
Masa depan Timnas Indonesia pun menjadi pertanyaan besar.
Profil Lee Chun-soo
Lee Chun-Soo lahir 9 Juli 1981. Dia merupakan seorang pemain sepak bola dari Korea Selatan, yang bermain untuk Incheon United.
Ia bermain sebagai pemain depan untuk tim nasional pada Piala Dunia 2002, Olimpiade Musim Panas 2004, dan Piala Dunia 2006.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat
-
3 Calon Klub Ivar Jenner Usai Dilepas FC Utrecht, Ada Eks Klub Kapten Timnas Indonesia
-
Angin Segar untuk John Herdman, Pemain Keturunan Grade A Buka Pintu Gabung Timnas Indonesia
-
Jay Idzes Siap-siap Pamit? Pinjaman Juventus ke Sassuolo Masih Muda dan Lincah
-
Masih Muda tapi ke Super League, Dion Markx Bongkar Alasan Mau ke Persib
-
4 Calon Pemain Naturalisasi yang Terancam Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia