Suara.com - Pelatih timnas Kroasia Zlatko Dalic menyoroti lini pertahanan timnya jelang laga kontra Italia pada pertandingan ketiga Grup B di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Selasa (25/6/2024) pukul 02.00 WIB.
Dikutip dari laman resmi UEFA, Senin, Dalic menjelaskan lini pertahanan Kroasia mengalami penurunan performa dibanding 2022 ketika berlaga di Piala Dunia.
"Kami tidak memulai turnamen dengan baik. Kami belum berada pada level kami yang sebenarnya. Kami terlalu mudah kebobolan gol," ungkap Dalic seperti dimuat Antara.
"Di Qatar (di Piala Dunia 2022), kami kebobolan satu gol di babak penyisihan grup dan sekarang kami kebobolan lima gol dalam dua pertandingan," sambungnya.
Pelatih yang membawa Kroasia menempati peringkat kedua Piala Dunia 2018 itu melanjutkan, jika pemain-pemainnya memang berbeda dibanding skuad dua tahun sebelumnya.
Selain itu, faktor dari tangguhnya lawan yang dihadapi pada fase grup ini membuat Kroasia baru mengumpulkan satu poin dan kebobolan lima gol dari dua pertandingan.
"Kami tidak memiliki Ivan Periši dalam performa terbaiknya di Qatar. Beberapa pemain berusia dua tahun lebih tua dan kami bermain melawan lawan yang kuat. Tapi saya pikir masalah utamanya adalah kami terlalu mudah kebobolan gol," terang Dalic.
Jelang pertandingan ini, Kroasia berada di posisi juru kunci klasemen sementara Grup B Euro 2024 dengan torehan satu poin dari dua laga yang telah dilalui.
Kroasia dituntut untuk mengamankan poin penuh ketika berjumpa Italia agar menjaga asa lolos ke babak 16 besar Euro 2024 setelah sebelumnya takluk dari Spanyol dan ditahan imbang Albania.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi