Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong lagi sakit. Ini menyebabkan Shin Tae-yong dipastikan absen dalam agenda drawing putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, 27 Juni 2024.
Ketidakhadirannya bukan karena perpanjangan kontrak, melainkan fokus pemulihan kesehatan.
Shin Tae-yong baru saja menyelesaikan masa pemulihan selama sebulan di Korea Selatan.
Tim medis Timnas Indonesia dan PSSI merekomendasikan istirahat 2-3 minggu ke depan untuk pemulihan optimal.
"Shin Tae-yong tidak dapat hadir bersama delegasi PSSI karena sedang menjalani perawatan kesehatan," tulis PSSI.
"Setelah konsultasi dengan tim medis, diputuskan Shin Tae-yong fokus pada proses kesembuhannya selama 2-3 minggu ke depan."
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memahami situasi Shin Tae-yong dan memintanya fokus pemulihan.
"Saya minta agar coach Shin dapat fokus pada pemulihannya dengan tenang. Agar dapat kembali dengan sehat dan pulih," kata Erick Thohir.
Hubungan Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia dan PSSI tengah diuji.
Baca Juga: Nova Arianto Bakal Jajal Seluruh Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF U-16 2024, Berikut Alasannya
Isu ketertarikan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) terhadap Shin Tae-yong dan belum ditandatanganinya kontrak baru menambah spekulasi masa depannya.
Masa depan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia masih abu-abu, namun ambisi melatih Timnas Korea Selatan masih membara.
Menarik dinantikan kejutan apa yang akan muncul di tengah spekulasi liar ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi