Suara.com - Timnas Indonesia akan segera mendapat tambahan pemain naturalisasi khususnya untuk kelompok umur U-19/20. Pelatih Indra Sjafri telah menyodorkan tiga nama pemain keturunan ke PSSI.
Indra Sjafri memang tidak menjelaskan secara detail perihak tiga pemain keturunan yang dia rekomendasikan untuk segera dinaturalisasi oleh PSSI.
Namun, merujuk skuad di Toulon Cup 2024, Garuda Muda diperkuat lima pemain keturunan yakni Jens Raven, Sam Yvel, Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx.
Nama pertama telah resmi dinaturalisasi dan diproyeksikan bakal tampil bareng Timnas Indonesia di Piala AFF U-19 2024 pada Juli ini.
"Saya ada merekomendasikan posisi depan satu, bek tengah satu, dan kalau enggak salah bek kiri satu," kata Indra Sjafri di Jakarta, dikutip pada Selasa (2/7/2024).
"Saya sudah bicarakan itu dengan PSSI."
Merujuk pernyataan Indra, tiga pemain yang dimaksud kemungkinan adalah Mauresmo Hinoke, Tim Geypens, dan Dion Markx. Hal itu merujuk posisi pemain yang sesuai dengan deskripsi sang pelatih.
"Untuk namanya biar PSSI yang merilis karena nama tersebut akan muncul valid kalau setelah silsilahnya ditelusuri dan memang bisa untuk diproses dan orang tuanya mau untuk diproses," jelas Indra Sjafri.
Indra harus menunggu hasil penelusuran PSSI karena ingin memastikan pemain rekomendasinya sudah memenuhi syarat untuk dinaturalisasi.
Baca Juga: Gol Jarak Jauh Zhaby Gholy ke Gawang Australia, Marselino Ferdinan Diminta Belajar
Sebelumnya, dia mengaku sempat mendengar bahwa terdapat pemain yang tidak sesuai dengan Undang-Undang nomor 12 tahun 2006 dan juga aturan FIFA.
"Makanya sekarang tim PSSI sedang mencoba menelusuri apakah secara administrasi memungkinkan untuk diproses atau tidak," tambahnya.
Kehadiran tiga pemain keturunan baru akan semakin memperkuat Timnas Indonesia U-19/20. Seperti Jens Raven. Ketiga pemain muda ini tetap bisa dijadikan opsi oleh tim nasional senior.
Berita Terkait
-
2 Hal Menarik dari Kekalahan Timnas Indonesia U-16 dari Australia di Piala AFF U-16 2024
-
Timnas Indonesia U-16 Dihajar Australia 3-5, Nova Arianto Tetap Puji Mental Pemain
-
Gagal Rebut Shin Tae-yong, PSSI-nya Korea Alihkan Bidikan ke Pelatih Australia
-
Media Korsel Soroti Striker Berdarah Palembang Daan Rots: Layak Dipanggil STY?
-
Indra Sjafri Masih Bingung Tentukan Kapten Timnas Indonesia U-19, Psikolog Sampai Turun Tangan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga