Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Gabriel Han Willhoft-King, resmi bergabung dengan Manchester City. Berapa harga pasar gelandang berusia 18 tahun itu?
Kabar bergabungnya Gabriel Han Willhoft-King disampaikan jurnalis Italia yang sekaligus pakar transfer sepak bola, Fabrizio Romano.
Romano menyampaikan melalui cuitan di media sosial X bahwa Han Willhoft-King diikat kontrak dua musim oleh Manchester City.
“Manchester City setuju mendatangkan gelandang kelahiran 2006 dengan talenta luar biasa untuk tim U-19," ujar Fabrizio Romano.
"Gabriel Han Willhoft-King meninggalkan Tottenham beberapa minggu lalu dan ia gabung Manchester City dengan kontrak selama dua tahun."
Menyitat Transfermarkt, Gabriel Han Willhoft-King memiliki paspor Inggris dan Jerman. Namun, dia diketahui juga punya keturunan Indonesia dari ayahnya yang asli Jakarta.
Sebelum diboyong Manchester City, Gabriel Han Willhoft-King bermain untuk Tottenham Hotspur U-18 sebelum kontraknya berakhir pada 1 Juli 2024 lalu.
Han Willhoft-King sebelumnya sempat diincar untuk memperkuat Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2024. Dia bersama Welber Jardim, Chow Yun Damanik dan Amar Brkic menjadi pemain diaspora yang diharapkan bisa membela Garuda Asia.
Namun, pada akhirnya hanya Welber Jardim dan Amar Brkic yang benar-benar memperkuat Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 lalu.
Baca Juga: Here We Go! Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Direkrut Manchester City
Sementara Gabriel Han Willhoft-King dan Chow Yun Damanik tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia U-17 karena keduanya tak memiliki paspor Indonesia alias harus menjalani proses naturalisasi terlebih dahulu.
Proses naturalisasi pada akhirnya tidak dilakukan mengingat saat itu Piala Dunia U-17 2023 hampir digelar.
Melihat fakta bahwa Gabriel Han Willhoft-King direkrut tim sebesar Manchester City, sang pemain jelas dianggap punya talenta besar.
Meski demikian, harga pasar Gabriel Willhoft-King belum tertera di Transfermarkt. Pemain baru akan memiliki harga pasar setelah tampil untuk tim senior atau setidaknya di U-21.
Tag
Berita Terkait
-
Asal Usul Darah Indonesia Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Direkrut Manchester City
-
Profil dan Agama Gabriel Han Willhoft-King, Pemain Keturunan Indonesia Tembus Skuad Manchester City
-
Kenapa Wonderkid Manchester City Keturunan Indonesia Gabriel Han Wilhoft-King Tak Bisa Bela Timnas Indonesia?
-
Direkrut Manchester City, Gabriel Han Willhoft-King Jadi Rebutan Timnas Indonesia dan China
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan