Suara.com - Bali United mengincar pemain anyar yang bisa berperan untuk dua posisi sehingga dapat membantu tim lebih fleksibel dalam meraih poin di kompetisi Liga 1 Indonesia 2024/2025.
“Menurut saya butuh pemain yang bisa main di dua posisi,” kata Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra di Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (11/6/2024) seperti dimuat Antara.
Ia menjelaskan salah satu pemain anyar yang bisa berperan ganda itu yakni Brandon Wilson yang bisa bertugas sebagai pemain bertahan atau bek dan gelandang atau pemain tengah saat berseragam tim asal Vietnam, Ha Noi FC.
Pelatih asal Brasil itu mengaku sudah mengamati kinerja Brandon saat pemain berkewarganegaraan Botswana itu menghadapi Bali United pada salah satu turnamen tandang pada awal 2024.
“Saya pikir pemain seperti itu kami bisa punya pilihan yang lebih, sewaktu tim membutuhkan posisi mana yang lebih dibutuhkan pemain asing,” katanya.
Meski begitu, pelatih yang kerap disapa Coach Teco itu mengaku belum pernah melakukan komunikasi dengan Brandon ketika pemain itu masih membela klub asal Vietnam tersebut.
“Waktu itu kami main sebagai lawan. Saya lihat dia (Brandon) di sana tapi waktu itu saya masih fokus di tim,” imbuhnya.
Tak hanya Brandon, Coach Teco juga akui kualitas Kenzo Nambu, mantan pemain PSM Makassar yang saat ini bergabung dengan Bali United.
“Kenzo sudah lumayan lama di PSM dan juara juga. Kami sering menjadi lawan dan melihat kualitas dia itu bagus,” katanya.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia U-16 vs Vietnam : Titisan Pratama Arhan Langsung Starter
Baik Brandon, Kenzo dan pemain anyar lainnya diharapkan lebih cepat beradaptasi termasuk menyesuaikan ritme dan taktik baru dengan skuad Serdadu Tridatu.
“Mudah-mudahan punya chemistry di dalam tim baru. Harus punya adaptasi sama tim baru,” imbuhnya.
Hingga saat ini sudah ada lima pemain baru yang diumumkan Bali United yakni pemain asal Jepang Mitsuru Maruoka dan Kenzo Nambu, Brandon Wildon, eks pemain Persib Bandung Fitrul dan eks pemain Arema FC Bagas Adi.
Untuk komposisi pemain asing, saat ini sudah ada enam pemain asing itu yakni Brandon, Mitsuru Maruoka dan Kenzo serta tiga pemain asing lama masih berseragam merah, hitam, putih, yakni Privat Mbarga yang berkewarganegaraan Kamboja, Elias Dolah dari Thailand, dan Adilson Maringa yang berasal dari Brasil.
Ada pun aturan terbaru operator Liga 1 Indonesia untuk pemain asing yakni delapan pemain asing.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
14 Laga Kebobolan! Lini Belakang Barcelona Jadi Bom Waktu Lawan Atletico, Misi Sulit Remontada
-
Misi Mustahil atau Keajaiban Anfield? Liverpool Tantang PSG Dinihari Nanti
-
Serangan Mencekam! Bus Berekum Chelsea Dihujani Tembakan, Frimpong Meregang Nyawa
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Janji Eksel Runtukahu Apabila Dapat Panggilan Timnas Indonesia
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Sergio Castel Masih Mandul, Bojan Hodak Pasang Badan Bilang Begini
-
Pelatih Malaysia Ketar-ketir, Akui Kekuatan Timnas Indonesia U-17 Setara Vietnam