Di Korea Selatan, Kim Pan-gon pernah menjabat sebagai asisten manajer dan manajer interim Busan I'Park musim 2005-2008 serta Gyeongnam FC pada 2011 di Korea Selatan.
Prestasi
Sebagai pelatih, Kim Pan-gon pernah meraih sejumlah penghargaan diantaranya sebagai Manajer Terbaik Liga Utama Hong Kong musim 2009-2010.
Ketika itu Kim menangani klub South China AA.
Bersama klub yang sama Kim Pan-gon juga mempersembahkan gelar juara kompetisi liga utama sebanyak dua kali di musim 2008-2009 serta 2009-2010.
Pada 2018, Kim Pan-gon ditunjuk sebagai Wakil Presiden dan Direktur Teknik Federasi Sepakbola Korea Selatan hingga 2022 tepatnya saat Timnas Korsel dilatih Shin Tae-yong di ajang Piala Dunia.
Fakta Kim Pan-gon
Babak Belur di Pentas Asia
Jauh sebelum mendampingi Timnas Malaysia berlaga di kancah Piala Asia, Kim Pan-gon sudah pernah mencicipinya bersama Timnas Hong Kong.
Baca Juga: PSSI Incar Naturalisasi Pemain Usia Dini untuk Timnas Indonesia, Sekarang Tidak Sembarangan
Hanya saja skuat asuhannya babak belur di gelaran Kualifikasi Piala Asia 2019.
Timnas Hong Kong saat itu hanya mengantongi lima poin dan tercecer di posisi tiga dari empat tim yang berlaga di grup B fase kualifikasi piala Asia 2019.
Seruan Kim Out
Hasil buruk yang didapat Timnas Hong Kong membuat posisi Kim Pan-gon terancam.
Desakan suporter mengemuka. Mencuat gerakan agar Kim Out.
Belakangan desakan itu membuat Kim Pan-gon dipecat pada 26 Desember 2017.
Naik Pangkat
Nasib buruk saat menukangi Timnas Hong Kong nyatanya justru membuat pamor Kim Pan-gon naik.
Hal itu terlihat ketika federasi sepakbola Korea Selatan memberinya jabatan tinggi sekembalinya ke negeri ginseng tersebut.
Ia didapuk sebagai Wakil presiden KFA yang merupakan PSSI nya Korea Selatan.
Rekor Buruk bersama Malaysia
Mengikuti jejak Shin Tae-yong yang lebih dulu hijrah ke Asia Tenggara menukangi Timnas Indonesia, Kim Pan-gon menerima pinangan sebagai pelatih musuh bebuyutan skuat garuda yakni Timnas Malaysia.
Sayang kiprahnya membesut skuat Harimau Malaya kurang greget.
Terakhir, skuat Malaysia ambyar di fase grup Piala Asia 2024. Mereka tersingkir sebagai juru kunci klasemen.
Tiru Timnas Indonesia
Sebelum kemudian mengundurkan diri, Kim Pan-gon yang selama ini disebut berseberangan dengan Shin Tae-yong mengakui kualitas Timnas Indonesia di bawah asuhan eks juru taktik Timnas Korsel itu.
Kim Pan-gon bahkan menyarankan agar Malaysia meniru PSSI yang giat mengumpulkan pemain diaspora dan melakukan program naturalisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Gabung Persis Solo, Novan Sasongko Usung Target Tinggi untuk Laskar Sambernyawa
-
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
-
Kalah Menyakitkan dari Belgia, Ini Ucapan Menyentuh Bek Timnas Senegal Moussa Niakhate
-
Statistik Luka Menalo Bekas Anak Didik Fabio Cannavaro yang Resmi ke Persib
-
Comeback Gila Inggris! Harry Kane Bungkam Kongo, Tuchel Bicara Mental Juara
-
Sandy Walsh Resmi ke Persib, Pangeran Biru Keluarkan Uang Rp12 Miliar?
-
Dear Lionel Messi! Viral Isi Surat Penuh Cinta Bocah 8 Tahun untuk Sang Goat
-
Unai Simon di Ambang Rekor Piala Dunia, Tiki-Taka Spanyol Jadi Kunci Tak Kebobolan