Sempat pindah ke Pelita Bandung Raya pada 2013, Bepe kembali ke Persija Jakarta, merasakan gelar juara Liga 1 2018, sebelum akhirnya pensiun pada 2020 silam.
Dilirik Klub Premier League
Bepe, yang tak hanya terkenal di kompetisi domestik tetapi juga seantero ASEAN karena pernah tampil begitu luar biasa di Liga Malaysia, disebut-sebut pernah menarik perhatian klub Inggris, Derby County.
Kisah itu terjadi pada 2008 ketika Bepe tengah membela Persija Jakarta. Derby yang saat ini masih bermain di kasta tertinggi Liga Inggris alias Premier League, disebut-sebut ingin memboyong Bepe dengan mahar 300 ribu pounds.
Kabar itu diwartakan eyefootball.com. Bepe diincar untuk menjadi tandem dari striker muda mereka asal Argentina, Emanuel Villa.
Menariknya, Bepe mengaku awalnya tidak tertarik dengan rumor itu, sebelum akhirnya menyelidiki sendiri pasca mendapat banyak pertanyaan dari wartawan.
Lewat manajernya saat itu, Mirwan Suwarso yang kini menjadi petinggi di klub Serie A Como 1907, Bepe menyimpulkan bahwa rumor tesebut kemungkinan tidak benar.
Pasalnya, artikel itu menyebut Bambang Pamungkas dijembatani oleh agen pemain bernama Anthony van Dalen untuk bergabung dengan klub Inggris tersebut.
Namun, dalam penelusuran Bepe, sosok yang pernah jadi agen pemain legendaris Timnas Belanda dan Manchester United, Jaap Stamp itu sudah meninggal pada 2006 alias dua tahun sebelum berita ketertarikan Derby County terhadapnya muncul.
Baca Juga: Biodata Kim Pan-gon, Resmi Mundur karena Keinginan Tiru Shin Tae-yong Tak Dituruti Malaysia?
"Dengan sederet penjelasan di atas, tentunya sudah cukup untuk memberi penilaian tentang benar atau tidaknya berita tersebut," kata Bambang Pamungkas lewat blog pribadinya.
Bepe juga menjelaskan bahwa sebagai pesepak bola, dirinya harus pintar-pintar untuk menilai kemampuan sendiri. Bukannya merasa pesimis, Bepe mengaku sadar berkarier di Inggris bukanlah hal mudah.
Selain butuh kualitas mumpuni, banyak syarat yang harus dipenuhi seseorang sebelum bisa diizinkan bekerja sebagai pemain profesional di negara tersebut.
"Untuk bisa bermain di sana dibutuhkan izin kerja yang terkenal sangat susah didapat, karena mencantumkan berbagai ketentuan yang harus dipenuhi sebagai pemain sepakbola profesional," kata Bepe saat itu.
"Saking sulitnya mungkin kita pernah mendengar center back Chelsea asal Brasil, Alex, sempat gagal pindah dari PSV Eindhoven ke Chelsea karena kesulitan mendapatkan izin kerja."
"Alasan rasional yang lain adalah sebagai pemain dari Indonesia tentu saya akan menjadi pemain asing, sedangkan jika saya tidak salah, setiap klub hanya boleh mendaftarkan 3 pemain asing."
"Tentu mereka akan sangat selektif dalam mencari pemain asing, oleh karena itu akan sangat sulit bagi para pemain Asia untuk merumput di sana, kecuali mereka memiliki paspor Eropa atau pemain tersebut benar-benar spesial."
Berita Terkait
-
Ogah Ditanya Target Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF, Indra Sjafri: Saya Bukan Tuhan!
-
Siapa Ayah Jens Raven? Punya Peran Besar Mengantarnya ke Timnas Indonesia
-
Siapa Mulia Sugeharto Wonderkid Keturunan Indonesia yang Resmi Perkuat Timnas Malaysia?
-
Pengamat Bongkar 2 Tipe Pemain Naturalisasi yang Bisa Bikin Timnas Indonesia Lebih Atraktif
-
Ferran Alinegara Kiper ADO Den Haag Temui Exco PSSI, Pertanda Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan