Suara.com - Membandingkan dua klub baru bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott dan Justin Hubner, yakni Blackpool dan IFK Norrkoping. Mana yang lebih bagus?
Sebagaimana diketahui, dua bek Timnas Indonesia yakni Elkan Baggott dan Justin Hubner telah memiliki pelabuhan baru di bursa transfer musim panas 2024 ini.
Elkan Baggott bergabung dengan klub kasta ketiga Inggris, yakni Blackpool, dengan status pinjaman selama satu musim dari Ipswich Town.
Di sisi lain, Justin Hubner bergabung dengan klub papan atas Swedia, IFK Norrkoping, seiring adanya kerja sama dengan Wolverhampton Wanderers.
Berbeda dengan Elkan Baggott, status Justin Hubner hanya berlatih saja. Namun, beredar kabar bahwa ada kemungkinan bek berusia 20 tahun itu dipinjamkan ke IFK Norrkoping.
Terlepas dari status keduanya, menarik untuk membandingkan dua klub yang jadi pelabuhan dua bek muda Timnas Indonesia tersebut.
Kira-kira, klub mana yang punya reputasi lebih mentereng? Apakah Blackpool yang jadi pelabuhan Elkan Baggott atau IFK Norrkoping yang dihuni Justin Hubner?
IFK Norrkoping Lebih Mentereng
Jika melihat ranking liga berdasarkan TeamForm, Liga Swedia atau Allsvenskan lebih baik ketimbang League Ones atau kasta ketiga Inggris.
Baca Juga: Harga Pasar Justin Hubner Lebih Tinggi dari 13 Pemain Klub Swedia IFK Norrkoping
Allsvenskan yang dihuni IFK Norrkoping berada di urutan ke-30 ranking liga-liga seluruh dunia, sedangkan League One yang dihuni Blackpool berada di urutan ke-64.
Tak hanya dari perbedaan peringkat liga, IFK Norrkoping juga punya prestasi lebih mentereng ketimbang Blackpool sejak keduanya berdiri.
IFK Norrkoping dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Swedia dengan mencatatkan 13 kali juara kasta teratas sejak berdiri 127 tahun lalu.
Sedangkan Blackpool yang berdiri lebih dulu, yakni 137 tahun lalu, tercatat hanya memiliki satu prestasi mentereng saja, yakni menjuarai Piala FA pada musim 1952/1953.
Meski begitu, Blackpool bukannya tanpa rekam jejak apik. Klub berjuluk The Seasiders punya catatan membanggakan di sepak bola Inggris.
Blackpool tercatat menjadi tim pertama yang promosi ke seluruh kasta Liga Inggris melalui babak Playoff dan menjadi tim dengan gelar Playoff terbanyak yakni enam gelar.
Berita Terkait
-
Harga Pasar Justin Hubner Lebih Tinggi dari 13 Pemain Klub Swedia IFK Norrkoping
-
Kaget dengan Target Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media China: Timnas Indonesia Berkembang Pesat
-
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Debut di Premier League Musim Ini
-
Kembali Bermain di GBK, Waktunya Timnas Indonesia Beritahu Australia Angkernya Kandang Kita!
-
Breaking News! Pemain Klub Australia Brisbane City FC Tertarik Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia