Suara.com - Kiper keturunan Indonesia, Dani van den Heuvel, resmi bergabung klub besar Belgia, yakni Club Brugge. Ia dikontrak dua tahun.
Di balik peresmiannya, Van den Heuvel memiliki kisah menyedihkan di masa lalu ketika mendapatkan kesempatan berlatih bersama Timnas Belanda U-19.
Dilansir dari media Belanda, Voetbalprimeur, Van den Heuvel mengalami kecelakaan sepulang berlatih bersama skuat muda Belanda.
Saat hendak menuju hotel, dirinya bersama dua pemain dan satu staf mengalami kecelakaan.
Cedera Van den Heuvel sangat parah karena saat kecelakaan, dirinya mencoba melindungi dua rekannya. Rahang dan leher patah, hingga berisiko lumpuh.
Namun, setelah seminggu mendapatkan perawatan, Van den Heuvel mendapatkan mukjizat untuk sembuh. Ia pun menitihkan air mata.
"Saya biasanya tidak pernah menangis, tetapi kemudian saya menangis," ujar Van den Heuvel.
Namun, insiden tersebut tampaknya tak trauma untuk membela Belanda. Pada 2024, ia masih menerima panggilan untuk membela Timnas Belanda U-21 dalam laga uji coba melawan Norwegia.
Sementara itu, tak sedikit yang berharap Van den Heuvel bisa membela Timnas Indonesia. Apalagi dirinya menunjukkan ketertarikan dengan mengikuti Instagram PSSI.
Baca Juga: Segera Jadi Rival di Liga Belgia, Ragnar Oratmangoen Komentari Momen Sandy Walsh Latihan
Berita Terkait
-
Segera Jadi Rival di Liga Belgia, Ragnar Oratmangoen Komentari Momen Sandy Walsh Latihan
-
2 Keuntungan Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi di Jeddah, No.1 Penting untuk Masa Depan
-
Vietnam Kembali Contek Langkah Timnas Indonesia: Dulu Naturalisasi, kini Komposisi Kepelatihan
-
Jadwal Pertandingan Lengkap Timnas Indonesia di Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
-
Jay Idzes Diambang Cetak Rekor yang Gagal Diukir Pendahulunya di Timnas Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey