Suara.com - Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga memastikan pihaknya bakal mendatangkan pemain keturunan baru ke Indonesia pada September 2024.
Meski demikian, Arya enggan membocorkan nama dan sosok pemain keturunan yang akan didatangkan PSSI ke Tanah Air.
Namun yang pasti, Arya Sinulingga memastikan kedatangan mereka adalah untuk menindaklanjuti proses naturalisasi demi berseragam Timnas Indonesia.
"Apakah ada dalam prosesi ini? Ada sih, tapi seperti biasa kami tidak akan beritahu ya," kata Arya Sinulingga dikutip Suara.com dari kanal YouTube miliknya, Rabu (21/8/2024).
"Kami tak mau koar-koar, pokoknya sudah mulai kita urus dokumen-dokumen."
Meski enggan membocorkan nama pemain keturunan secara spesifik, Arya Sinulingga sebelumnya pernah menyebut bahwa PSSI tengah memproses sosok berposisi sebagai bek dan gelandang.
Di posisi bek ada nama Mees Hilgers hingga Kevin Diks yang diketahui sempat dilirik pelatih Shin Tae-yong. Jika berbicara striker, ada Ole Romeny, pemain andalan FC Utrecht.
Sementara di pos gelandang, ada nama Dion Marx. Namun, sang pemain diproyeksi membela Timnas Indonesia U-20 alih-alih senior.
Arya menyebut pihaknya belum bisa memproses mereka ke tahap lebih lanjut karena para pemain ini harus datang langsung ke Indonesia.
"Kenapa tidak sekarang saja diproses? Tidak bisa, karena mereka harus ke Indonesia dahulu untuk administrasi dan sebagainya," jelas Arya.
"Jadi mereka akan datang ke Indonesia itu [saat jeda internasional/FIFA Matchday]."
FIFA Matachday terdekat akan hadir pada September. Arya menyebut para pemain keturunan incaran PSSI itu akan datang di awal bulan tersebut.
"Jadi akan kita lihat nanti siapa yang akan hadir. Karena baru bisa diproses September."
"Setelah itu baru proses kembali ke Kemenpora, Kemenkumham, naik ke Presiden habis itu ke DPR."
"Jadi sekitar tanggal 3, 4, 5, 6, 7 teman-teman (pemain keturunan) tuh kita usahakan hadir kemudian habis itu diproses sampai tadi itu, baru ke DPR."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?