Suara.com - Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Australia dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang bukan sekadar laga biasa. Bagi Skuad Garuda, ini adalah kesempatan emas untuk meraup poin berlimpah dan memperbaiki posisi di ranking FIFA.
Jadwal pertandingan Timnas Indonesia vs Australia yang telah ditetapkan pada Selasa, 10 September 2024 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi sorotan utama para pecinta sepak bola Tanah Air.
Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat rivalitas kedua tim dan juga nilai strategis yang terkandung di dalamnya.
Salah satu keuntungan yang bisa didapatkan Timnas Indonesia adalah potensi perolehan poin ranking FIFA yang cukup signifikan.
Bahkan, jika kalah sekalipun, Skuad Garuda masih berpeluang mendapatkan poin tambahan asalkan kekalahan tersebut terjadi melalui adu penalti.
Berdasarkan data Football Ranking, Timnas Indonesia berpotensi meraih 8,57 poin jika skenario tersebut terjadi.
Namun, perlu diingat bahwa mekanisme adu penalti tidak berlaku dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, poin 8,57 tetap menjadi angka yang menarik, terutama jika dibandingkan dengan perolehan poin saat melawan Arab Saudi sebelumnya, yakni 6,88 poin.
Perbedaan perolehan poin tersebut dipengaruhi oleh peringkat FIFA masing-masing tim.
Baca Juga: Elkan Baggott Makin Mustahil Comeback Setelah Ada Mees Hilgers dan Strategi Baru Shin Tae-yong?
Australia, yang menempati peringkat ke-25 dunia, memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia (peringkat 131) dan Arab Saudi (peringkat 56).
Jika berhasil meraih kemenangan atas Australia, maka Timnas Indonesia akan mendapatkan tambahan poin yang sangat signifikan, yakni 21,07 poin.
Dengan tambahan poin tersebut, Skuad Garuda berpotensi meroket hingga empat peringkat di atas klasemen FIFA, menempati posisi ke-127 dengan total poin 1136,68.
Saat ini, Timnas Indonesia unggul sementara di klasemen Grup C yang juga dihuni Jepang, Bahrain, Arab Saudi, dan China.
Pertandingan melawan Australia akan menjadi ujian sesungguhnya bagi anak asuh Shin Tae-yong untuk mempertahankan posisinya dan semakin dekat dengan target lolos ke Piala Dunia 2026.
Berikut simulasi ranking FIFA Timnas Indonesia vs Australia:
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI: BRI Bersama Danantara Terus Mendukung Ekonomi Rakyat, Termasuk UMKM
-
Meski 4 Pasar Rusak, Pemerintah Jamin Warga NTT Tak Kelaparan
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan
-
Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi
-
RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun
-
Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri