Suara.com - Pesepak bola berstatus kakak-adik, Tijjani dan Eliano Reijnders beda pilihan untuk membela negara, yaitu Belanda serta timnas Indonesia.
Tijjani Reijnders sebelumnya sempat diincar untuk membela timnas Indonesia. Namun, ia menolak dan memilih Belanda.
Sedangkan Eliano Reijnders, belum lama ini sedang memproses naturalisasi agar bisa berseragam Merah Putih.
Artinya kakak-adik ini beda pilihan untuk membela tim nasional suatu negara. Lantas berapa perbedaan nilai pasarnya mereka?
Eliano Reijnders
Eliano Reijnders merupakan pemain yang berkarier di PEC Zwolle. Ia sudah tampil reguler dengan klub Belanda ini.
Dari catatan Transfermarkt, pemain berusia 23 tahun ini sudah mentas dalam 93 pertandingan bersama tim senior PEC Zwolle dengan sumbangan enam gol serta assist.
Maka dari itu, kualitas Eliano tidak boleh dipandang remeh. Apalagi ia adalah sosok pemain serba bisa karena mampu turun di berbagai posisi, kecuali bek tengan dan kiper.
Tak ayal nilai pasar Eliano cukup tinggi sebesar Rp11,30 miliar. Apalagi dibandingkan dengan pemain timnas Indonesia, ia unggul dari banyak nama.
Tijjani Reijnders
Tijjani Reijnders adalah pemain keturunan yang sempat dirayu PSSI untuk memperkuat skuad Garuda. Sayangnya, ia menolak ajakan tersebut.
Gelandang berusia 26 tahun ini merupaan jebokan PEC Zwolle, kemudian sempat membela AZ Alkmaar hingga dipinjamkan ke RKC Waalwijk.
Karier Tijjani lantas menanjak usai diboyong oleh AC Milan dari AZ Alkmaar. Alhasil, ia mendapatkan panggilan dari Belanda.
Nah, bermain untuk AC Milan dan Belanda membuat nilai pasar Tijjani melonjak drastis. Sebab, ia mengantongi harga sebesar Rp521,45 miliar.
Jika dibandingkan dengan adiknya, maka nilai pasar Tijjani unggul jauh dari Eliano.
Berita Terkait
-
Siapa Martin Boyle? Sosok yang Ditakuti Maarten Paes di Laga Indonesia vs Australia
-
Timnas Indonesia Tak Pernah Menang atas Australia dari Era Habibie hingga SBY, Pecah Telur di Jokowi?
-
Bek Australia: Suporter Timnas Indonesia Sepele
-
Perbandingan Harga Pasar Jay Idzes vs Mees Hilgers, Pemain FC Twente Lebih Mahal, Yakin Lebih Handal?
-
Jelang Timnas Indonesia vs Australia, Shin Tae-yong Cek Sendiri Rumput Stadion GBK
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions
-
Dikaitkan dengan Chelsea, Felipe Luis Mulai Urus Lisensi UEFA Pro