“Dia (nenek) tinggal di sana (Indonesia), saya pikir 5 atau 6 tahun. Lahir di sana selama 5,6 tahun dan kemudian Perang Dunia II pecah, dan ia tinggal beberapa tahun di kamp-kamp Spanyol-Jepang.”
“Dan setelah itu ia kembali ke Belanda dengan sebuah kapal, dan dia kembali untuk beberapa tahun (ke Indonesia), dan dia kembali ke Belanda,” kata Maarten Paes dikutip dari YouTube FC Dallas.
Meski tak punya darah Indonesia dan hanya ‘numpang’ lahir serta tinggal sebentar, sang nenek ternyata bersyukur sempat berada di Tanah Air dan menghormati tanah kelahirannya itu.
Selain itu, walau tak memiliki darah Indonesia secara langsung, Maarten Paes tetap bisa membela Indonesia sesuai dengan Statuta FIFA pasal 7, di mana sang nenek lahir di Nusantara.
Karenanya, Maarten Paes tak bisa disebut pemain keturunan seperti halnya Jay Idzes, Thom Haye, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, dan lainnya.
Tapi, Maarten Paes bisa disebut sebagai keturunan Blijvers, yakni sebutan untuk pendatang dari Eropa yang menetap dan beradaptasi di Hindia Belanda atau Indonesia di masa penjajahan.
Nenek Maarten Paes sendiri lahir di keluarga yang menetap di Hindia Belanda, sehingga sang nenek lahir dan tumbuh sebentar di Hindia Belanda.
Bahkan selama tinggal di Hindia Belanda, sang nenek juga akrab dengan nilai-nilai lokal, seperti halnya Blijvers lainnya di masa penjajahan.
(Felix Indra Jaya)
Baca Juga: Keputusan Shin Tae-yong Disorot, Rafael Struick Ternyata Bermain dalam Kondisi Cedera
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC
-
Oxford United Degradasi, Ole Romeny Jadi Pemain Indonesia Kedua di Kasta Ketiga Liga Inggris
-
Meet The World with SKF 2026 Tuntas Digelar, Indonesia Siap Pertahankan Gelar Dunia
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Ogah Kehilangan Poin Lagi Saat Jumpa Bhayangkara FC
-
Dikritik Tajam, Maarten Paes Pamerkan Statistik Gokil yang Bawa Ajax Raih Kemenangan
-
Jadi Pemain Terbaik Lawan Fiorentina, Jay Idzes Sukses Tularkan Kepercayaan Diri ke Skuad Sassuolo
-
Oxford United Degradasi, Media Luar Sebut Piala Presiden 2025 Jadi Salah Satu Penyebab
-
Saddil Ramdani Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia, Intip Statistiknya