Suara.com - Penyerang Timnas Australia, Mitchell Duke, baru-baru ini menjadi sorotan setelah melontarkan komentar yang dianggap menyindir tradisi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia 'Nyanyi Tanah Air' pasca pertandingan.
Pemain berusia 33 tahun itu kemudian meminta maaf atas pernyataannya tersebut.
Dalam sebuah unggahan di Instagram, Duke menjelaskan bahwa komentarnya dilatarbelakangi oleh rasa frustrasi akibat hasil imbang melawan Timnas Indonesia.
Ia mengaku tidak bermaksud untuk tidak menghormati Indonesia dan para pendukungnya.
"Saya ingin meminta maaf atas komentar saya kelar pertandingan. Komentar saya itu bukan berarti tidak menghormati orang-orang Indonesia. Saya hanya frustrasi dengan hasilnya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan ketika menang, imbang atau kalah," ujar Duke.
Sebelumnya, dalam wawancara dengan Football Australia, Duke sempat menyindir antusiasme suporter Indonesia yang merayakan hasil imbang seolah-olah meraih kemenangan.
Ia terlihat kebingungan dengan tradisi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia setelah setiap pertandingan, terlepas dari hasil akhir.
Pernyataan Duke tersebut memicu reaksi keras dari netizen Indonesia.
Banyak yang merasa tidak terima dengan komentarnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Lionel Messi Puji Penampilaan Maartin Paes di Laga Indonesia VS Australia
“Jadi saya meminta maaf atas semua kesalahan dan menyampaikannya dengan penuh rasa hormat,” kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas