Bola / Liga Inggris
Jum'at, 13 Februari 2026 | 07:12 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, usai kalah dari Manchester United. (Dok. Arsenal)
Baca 10 detik
  • Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Brentford di Gtech Community, Jumat (13/2/2026), menggagalkan kemenangan kelima beruntun.
  • Brentford menyamakan kedudukan melalui Keane Lewis-Potter memanfaatkan lemparan jauh spektakuler dari Michael Kayode.
  • Mikel Arteta menyoroti kurangnya disiplin tim pasca keunggulan, khususnya antisipasi terhadap bola mati dan lemparan jauh lawan.

Suara.com - Mikel Arteta mengaku kecewa setelah Arsenal gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Brentford dan harus puas bermain imbang 1-1 di Stadion Gtech Community, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat The Gunners gagal meraih kemenangan kelima secara beruntun.

Arsenal sempat berada di atas angin usai Noni Madueke mencetak gol tak lama setelah laga melewati satu jam. Namun keunggulan itu sirna ketika Brentford memaksimalkan senjata andalan mereka, lemparan jauh ke dalam kotak penalti.

Situasi tersebut dimanfaatkan Keane Lewis-Potter yang berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kemampuan lemparan jauh Michael Kayode.

Arteta menilai timnya sebenarnya berada dalam posisi yang baik untuk membawa pulang tiga poin, tetapi kehilangan fokus pada momen krusial membuat kemenangan yang sudah di depan mata menguap.

Arsenal pun gagal menjadi salah satu dari sedikit tim yang mampu menang di kandang Brentford musim ini.

Dalam evaluasinya, Arteta menyebut pertandingan berjalan sangat menantang sejak awal. Ia menekankan kurangnya disiplin setelah timnya unggul, terutama dalam mengantisipasi bola-bola panjang dan situasi bola mati.

“Setelah unggul, Anda harus tetap sangat disiplin dan tidak melakukan pelanggaran yang tidak perlu. Sapuan bola, terutama di area sisi lapangan, harus dilakukan dengan benar," kata Arteta di laman resmi klub.

"Begitu Anda gagal melakukannya dan memberi mereka kesempatan lewat bola mati atau lemparan jauh, Anda harus bertahan mati-matian," imbuhnya.

"Terkadang Anda juga harus menghadapi situasi bola mati berikutnya dan itu membuat sangat sulit untuk keluar dari tekanan. Setelah mereka mencetak gol, pertandingan menjadi lebih terbuka dan kedua tim punya peluang untuk menang. Kami sebenarnya bisa saja menang lewat peluang Gabi di akhir laga, tetapi itu belum cukup," tuturnya menambahkan.

Baca Juga: Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis

Arsenal tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan karena mereka akan kembali bertanding di ajang Piala FA melawan Wigan Athletic pada Minggu. Arteta ingin timnya segera bangkit dan melakukan pembenahan dari hasil imbang tersebut.

Ia menegaskan bahwa peluang untuk bersaing di berbagai kompetisi masih terbuka lebar menjelang akhir musim, dan timnya harus belajar dari kesalahan jika ingin meraih trofi.

“Kami harus mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan. Kami tahu ada hal-hal yang seharusnya bisa kami lakukan dengan lebih baik, terutama di dalam kotak penalti. Jika ingin menang, Anda harus mampu mengantisipasi bola-bola yang masuk ke area berbahaya karena mereka tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencetak gol.

"Kami terus melangkah dan menerima satu poin ini. Kami harus belajar dan memperbaiki beberapa aspek, tentu saja. Namun kami masih memiliki kompetisi lain yang sangat kami nantikan," tuturnya menutup.

Load More