Suara.com - Kata-kata seorang pemain keturunan Malang disorot Media Vietnam jelang Timnas Indonesia lawan China dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Oktober 2026 mendatang.
Skuad Garuda akan bertanding melawan Bahrain dan China pada bulan Oktober mendatang.
Pertandingan ini menjadi sorotan dunia, terutama setelah keberhasilan Indonesia menahan imbang dua tim kuat, Australia dan Arab Saudi.
Kemenangan telak 10-0 atas Indonesia pada tahun 2012 menjadi catatan kelam dalam sejarah sepak bola Indonesia.
Namun, kini angin seakan berbalik arah. Dengan performa impresif yang ditunjukkan dalam beberapa laga terakhir, Timnas Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk membalas dendam.
Hal ini turut menarik perhatian media Vietnam. Media Soha, misalnya, menyoroti kepercayaan diri tinggi pemain Indonesia, khususnya Sandy Walsh.
Gelandang naturalisasi ini menyatakan bahwa Timnas Indonesia berambisi meraih enam poin penuh dari dua pertandingan tersebut.
"Bintang-bintang Indonesia mengancam tim Tiongkok dengan menyatakan "balas dendam" pada lawan mereka di Asia Barat setelah kekalahan 0-10," tulis media Vietnam Soha.
Komentar Sandy Walsh, pemain keturunan Irlandia - Malang ini pun disorot. Walsh sadar jika China dan Bahrain bukan tim mudah untuk dikalahkan.
Baca Juga: Yakin Taklukkan Bahrain dan China di Babak Kualifikasi, Ini Kata Sandy Walsh
"Jangan berpikir menghadapi Bahrain dan China itu mudah. Tim Tiongkok menyulitkan Arab Saudi, dan Bahrain kalah dari Jepang bukan karena mereka lemah, tetapi hanya karena Jepang berada pada level yang sama sekali berbeda," kata Sandy Walsh.
Optimisme juga datang dari media dalam negeri. Sejumlah media Indonesia menilai bahwa saat ini merupakan momen yang tepat bagi Timnas Indonesia untuk meraih hasil maksimal.
Dengan persiapan matang dan semangat juang yang tinggi, diharapkan Skuad Garuda dapat memberikan kejutan di kancah internasional.
Pertandingan melawan Bahrain dan China tentu akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Dulu Bintang Kini Terbuang, Nasib 4 Eks Timnas Indonesia Usai Karier Menukik Tajam
-
Bek FC Emmen Bisa Langsung Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi untuk FIFA Series 2026
-
Menanti Sihir John Herdman, Timnas Indonesia Hadapi 3 Tim dengan Karakter Berbeda di FIFA Series
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
MasyaAllah, Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Bola di Kupang
-
Si Anak Hilang Comeback, 5 Pemain Lokal Berpotensi Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan