Suara.com - Tiga pemain keturunan Indonesia justru mengalami penurunan karir usai batal membela Timnas Indonesia. Bahkan ada di antaranya yang sampai terlempar bermain di Divisi 3.
PSSI gencar mencari pemain-pemain keturunan Indonesia di Eropa dan melakukan proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Tidak semua pemain yang didekati dan bisa dinaturalisasi menerima penawaran itu. Sayangnya, usai batal atau menolak tawaran tersebut, sejumlah pemain ini justru menurun karirnya.
Siapa saja pemain keturunan tersebut?
Sejak 2018 silam nama Darren Sidoel sudah disebut-sebut karena karirnya saat itu cemerlang dengan membela klub Liga Inggris, Reading, dan sempat melempar kode ingin dinaturalisasi.
Namun hal itu tidak pernah terwujud seiring karirnya yang terus merosot. Selepas dari Reading, ia lebih banyak membela klub-klub kasta bawah bahkan sempat bermain di Liga India.
Pemain yang dijuluki 'Si Anak Betawi' oleh fans Indonesia itu juga sempat tidak memiliki klub dari Juli 2022 sampai September 2023 sampai akhirnya ia membela klub kasta ketiga Denmark bernama Akademisk Boldklub.
Baca Juga: 2 Alasan Timnas Indonesia Sulit Diperkuat Bek Keturunan Rasa Striker, Padahal Gacor Banget!
Pada 2020 lalu, nama Thomas Gardner santer dikabarkan karena punya darah Indonesia dan bermain di kasta tertinggi Liga Kanada.
Namun karir pemain berusia 26 tahun itu merosot dengan cepat. Ia sempat tidak memiliki klub dari Agustus-September 2021. Saat ini ia diketahui bermain di Divisi Pro-Amatir di Kanada.
3. Jaell Hattu
Namanya mulai dikenal publik sepak bola Indonesia saat diketahui memiliki darah Indonesia pada 2019. Saat itu, karirnya sedang gemilang dengan membela PSV Eindhoven dan NEC Nijmegen U-21.
Namun satu tahun usai bermain di NEC U-21, karir Jaell Hattu langsung merosot. Ia pindah ke klub kasta kelima Jerman, FC Monheim, pada Agustus 2020.
Namun pada Juli 2021 ia dilepas oleh klub tersebut dan sampai saat ini menurut catatan Transfermarkt, Jaell Hattu belum memiliki klub.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Seruan Boikot Menguat,DFBAkhiri Polemik: Jerman Tetap Ikut Piala Dunia 2026
-
Manchester United Butuh 'Paul Scholes Baru' di Bursa Transfer Musim Panas
-
Australia Bakal Mati-matian Pertahankan Luke Vickery dari Rayuan John Herdman
-
Putra Legenda Liverpool, Beau Redknapp Resmi Debut di Brentford U-21
-
Rizky Ridho Banjir Ucapan Selamat dari Skuad Timnas Indonesia, Kenapa?
-
Eksklusif! Eks PSG Layvin Kurzawa Buka Suara: Soal Bobotoh dan Pilih Persib Bandung
-
Inter Milan Sapu Bersih 7 Laga Tandang, Cristian Chivu Masih Belum Puas
-
Profil Dzikry Lazuardi, Analis Baru Timnas Indonesia Era John Herdman
-
Detik-detik John Herdman Dapat Asisten Pelatih Lokal untuk Timnas Indonesia
-
John Herdman Blusukan ke Eropa, Aksi Kevin Diks dan Dean James jadi Sorotan