Suara.com - Siapa pelatih Welber Jardim di Sao Paulo U-17? Tak banyak yang tahu bahwa pemain Timnas Indonesia U-20 itu dilatih oleh eks Juventus.
Welber Jardim saat ini tergabung di skuat Sao Paulo U-17. Welber menjadi salah satu talenta asing di tim itu. Hanya ada dua pemain asing di sana, Welber Jardim dan pemain Spanyol bernama Adrian Esquivel yang berposisi sebagai kiper.
Di Sao Paulo, Welber Jardim dilatih oleh sosok pelatih bertangan dingin yang punya rekam jejak mumpuni di pengembangan pemain muda Brasil.
Sao Paulo U-17 saat ini dilatih oleh Clementino Fonseca de Aguiar Junior atau yang akrap disapa Menta. Sosok pelatih satu ini mungkin terdengar asing di pecinta sepak bola Indonesia, namun tidak di Brasil.
Menta sebelum jadi pelatih ialah pemain binaan akademi Sao Paulo. Menta sudah gabung ke Sao Paulo sejak 1991. Saat jadi pemain, ia berposisi sebagai seorang bek.
Kariernya bersama Sao Paulo pun terbilang cukup apik. Menta ialah bagian dari skuat Sao Paulo saat menjadi juara Copa Libertadores 1992.
Di skuat Sao Paulo 1992 saat itu dihuni sejumlah legenda Brasil seperti Cafu, Adilson dan Rai. Menta kemudian pindah ke Aracatuba pada 1993.
Ia kemudian sempat membela Figueirense dan Juventus SP. Menta gantung sepatu pada 2005 di klub Taboão da Serra.
Selama menjadi pemain, Menta mempersembahkan tiga gelar untuk Sao Paulo, yakni Campeonato Brasileiro 1991, CCampeonato Paulista: 1991, 1992 dan Copa Libertadores 1992.
Baca Juga: Thierry Henry Rekan Welber Jardim di Sao Paulo: Punya Nilai Jual Rp1 Triliun
Kariernya sebagai pelatih dimulai saat ia memimpin Sao Paulo U-15 pada 2010. Kepiawaiannya melatih pemain muda membuat manajemen Sao Paulo begitu percaya pada Menta untuk melatih tim muda mereka.
Dari tim U-15, Menta terus melatih tim U-17 hingga U-20. Sejumlah gelar pun ia berikan seperti Copa do Brasil Sub-17 (2013 dan 2020), Copa Ouro Sub-17, U-16 Aspire Tri-Series,
Salvador Cup, Paulista Cup Sub-16, Campeonato Paulista Sub-15 dan Torneio Brasil-Japão Sub-15.
Sejumlah anak asuhnya pun saat ini bermain di kompetisi Eropa bersama klub top Eropa seperti Lucas Beraldo yang main di PSG.
Berita Terkait
-
Thierry Henry Rekan Welber Jardim di Sao Paulo: Punya Nilai Jual Rp1 Triliun
-
Pelatih Timor Leste Ungkap Dua Kemiripan Timnas Indonesia U-20 dengan Yaman
-
Kualifikasi AFC U-20, Timor Leste dan Kematangan Jens Raven saat Mengeksekusi Peluang
-
Eks Penyerang PEC Zwolle Sebut Anaknya Berpeluang Latih Klub Indonesia
-
Tiga Kata Pelatih Timor Leste Soal Jens Raven: Nomor 9 yang...
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF
-
Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland
-
Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia
-
Didier Deschamps Ungkap Alasan Prancis Sulit Kalahkan Paraguay
-
Thomas Tuchel: Lawan Meksiko Tenang Aja
-
Kylian Mbappe ke Paraguay: Kami Bisa Juga Mengotori Tangan, Tapi Itu Cara Buruk
-
Jesse Marsch: Kami Lebih Baik di Babak Pertama, Maroko 'Ngegas' di sepertiga Akhir Laga
-
Kunci Kemenangan Maroko Atas Kanada, Azzedine Ounahi Borong 2 Gol