Suara.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong membeberkan tidak ingin fokus untuk membalaskan dendam atas kekalahan pahit yang pernah dialami skuad Garuda atas Bahrain.
Sebagaimana diketahui, Bahrain pernah menjadi mimpi buruk timnas Indonesia. Bagaimana tidak, mereka pernah menghajar skuad Merah Putih dengan skor 0-10.
Momen itu terjadi pada 29 Februari 2012 silam. Kala itu, tim Merah Putih dilatih oleh Aji Santoso.
Kini jelang pertemuan melawan Bahrain, Shin Tae-yong pun diberitahu bahwa timnas Indonesia punya rekor pertemuan buruk dari Bahrain.
Apalagi pernah dibantai dengan skor 10-0. Juru taktik asal Korea Selatan ini pun sempat terkejut.
Kendati begitu, Shin Tae-yong menegaskan bahwa anak asuhnya tidak perlu memikirkan rekor pertemuan timnas Indonesia melawan Bahrain.
Pelatih berusia 54 tahun ini mengatakan bahwa timnas Indonesia lebih baik fokus ke permainan sendiri dan menunjukkan apa yang sudah dipersiapkan dalam latihan.
"Daripada kita memikirkan balas dendam atas kekalahan itu, kita lebih baik berfokus ke permainan," ucap Shin Tae-yong dikutip dari laman resmi PSSI.
"Bagaimana kita bisa menunjukkan permainan yang kita suka dan permainan yang kita rencanakan," sambungnya.
Baca Juga: Peluang Maarten Paes Tampil Hanya 70 Persen, Shin Tae-yong Pasrah Tunggu Ini
Adapun pertandingan timnas Indonesia melawan Bahrain di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadwalkan pada Kamis (9/10/2024).
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Berharap Banyak ke Eliano Reijnders dan Mees Hilgers: Dia Bisa...
-
Mulut Mangap Shin Tae-yong Tahu Bahrain Pernah Bantai 10-0 Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Pastikan Maarten Paes Belum Tentu Dipakai Lawan Bahrain
-
Akhirnya! Erick Thohir Jawab Isu Naturalisasi Kevin Diks: Alhamdulillah...
-
Panas! Habis Akamsi Muncul Istilah 'Garuda Bule' untuk Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
4 Alasan Sebenarnya Emil Audero Tak Pulang Bareng Bus Cremonese
-
Kabar Buruk Buat Carrick, Patrick Dorgu Menepi 10 Pekan dari Manchester United
-
Media Italia Bela Emil Audero Terkait Rumor Tertinggal Bus Tim Setelah Pertandingan Serie A
-
Penampakan Shin Tae-yong di Indonesia Arena, Nonton Serius Duel Timnas Futsal vs Korsel
-
Adu Harga Pasar Thom Haye dan Layvin Kurzawa, Siapa Paling Mahal di Persib Bandung?
-
Bintang Baru Persija Belum Teruji, Jakmania Ingatkan Performa Lapangan Tak Sekadar Track Record
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung