Fleksibilitas ini menjadikan pemain yang punya darah dari ibu yang berasal dari desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah itu sebagai aset berharga bagi timnya.
Posisi yang paling sering dimainkan oleh Diks adalah bek sayap kanan. Dalam peran ini, ia telah tampil sebanyak 190 kali, mencetak 19 gol dan memberikan 16 assist.
Keahliannya dalam bertahan sekaligus membantu serangan dari sayap membuatnya menjadi pemain kunci di posisi ini.
Bek tengah merupakan posisi kedua yang paling sering dimainkan oleh Diks, dengan total 66 penampilan. Selama bermain sebagai bek tengah, ia berhasil mencetak tujuh gol dan menyumbang tiga assist.
Kemampuan Diks dalam menjaga area pertahanan serta berkontribusi dalam serangan balik menjadi nilai tambah bagi timnya.
Selain itu, Diks juga pernah dimainkan sebagai bek kiri sebanyak 36 kali, dengan torehan tiga gol dan empat assist.
Meskipun lebih jarang dibandingkan peran lainnya, ia tetap menunjukkan performa solid saat ditempatkan di sisi kiri pertahanan.
Posisi gelandang bertahan dan gelandang kanan jarang ditempati oleh Diks, masing-masing hanya enam dan tiga kali sepanjang kariernya.
Namun, ada momen menarik ketika ia dimainkan sebagai gelandang bertahan dalam pertandingan Liga Champions 2022 antara FC Copenhagen dan Manchester City.
Baca Juga: Konflik Internal Gerogoti China, Media Vietnam Merapat ke Timnas Indonesia
Pada laga tersebut, Diks tampil selama 10 menit dan sukses membantu timnya menahan imbang Manchester City dengan skor 0-0, sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.
Dengan pengalaman dan statistik mentereng, kehadiran Kevin Diks dinilai bakal menyingkirkan beberapa pemain di Timnas Indonesia, salah satunya Asnawi Mangkualam.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas