Suara.com - Media Vietnam, Soha, mengkhawatirkan peluang Vietnam di Piala AFF 2024. Keberadaan Timnas Indonesia membuat mereka pesimis The Golden Star Warriors bisa berjaya.
Vietnam, di Grup B, akan bersaing dengan Laos, Myanmar, Filipina, dan Indonesia, sementara Grup A berisi Kamboja, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Timor Leste.
Soha menilai peluang Vietnam untuk juara tidak besar, dengan beberapa alasan pendukung.
Performa Vietnam Menurun
Pertama, performa timnas Vietnam mulai menurun dalam beberapa tahun terakhir, tak sekuat saat dilatih Park Hang-seo.
Soha mencatat tiga kekalahan beruntun Vietnam dari Indonesia dan menyebutkan bahwa peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara telah bergeser.
Menurut Soha, Indonesia kini memiliki generasi emas bersama Shin Tae-yong, sementara Vietnam tampak mencapai akhir siklus kesuksesannya.
"Ini merupakan kemenangan ketiga berturut-turut bagi Indonesia," tulis Soha.
Persiapan Kurang Maksimal
Baca Juga: Shin Tae-yong Berguru ke Huh Jung-Moo untuk Melawan Jepang, Profilnya Bukan Kaleng-kaleng!
Alasan kedua adalah persiapan yang kurang optimal. Vietnam mengalami hambatan saat FIFA Matchday September akibat badai dan batalnya laga uji coba melawan Lebanon di bulan berikutnya.
Striker naturalisasi baru, Nguyen Xuan Son, juga belum bisa membela timnas karena persyaratan tinggal lima tahun, sehingga ia baru bisa tampil pada 2025.
"Kekuatan yang tidak stabil dan persiapan kacau membuat target final ASEAN Cup 2024 menjadi tugas sulit bagi Kim Sang-sik dan timnas Vietnam," tulis Soha.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan