Suara.com - Manchester United secara resmi telah memecat manajer Erik ten Hag setelah klub berjuluk Setan Merah itu mengawali musim ini dengan buruk. Terakhir, United kalah 1-2 di kandang West Ham United di ajang Liga Inggris pada Minggu (27/10).
Kekalahan itu terjadi hanya tiga hari setelah mereka ditahan imbang 1-1 oleh Fenerbahce di Liga Europa. Rentetan hasil itu membuat United tanpa kemenangan di kancah Eropa musim ini dan menghuni posisi ke-14 di klasemen sementara Liga Inggris.
Ten Hag meneken kontrak baru pada musim panas dan meninggalkan Old Trafford setelah menduduki posisinya selama dua setengah tahun. Maka siapa saja kandidat pengganti pria Belanda itu?
1. Ruud van Nistelrooy
Mantan penyerang United itu kembali ke klub untuk menjadi asisten Ten Hag sebagai bagian dari perombakan manajemen pada musim panas. Ia sekarang bertindak sebagai pelatih sementara.
Van Nistelrooy menikmati lima musim yang bagus sebagai penyerang klub itu sejak didatangkan pada 2001. Ia mengoleksi 150 gol, catatan yang membuatnya menghuni posisi ke-11 dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa United.
Ia sempat menganggur sejak berhenti sebagai manajer PSV Endhoven sebelum akhir musim 2022/2023, setelah Van Nistelrooy membawa klub itu menjuarai Piala Belanda. Para pemain PSV dilaporkan tidak senang dengan metode-metode kepelatihannya.
Pria 48 tahun itu juga sempat dua kali menjadi asisten pelatih timnas Belanda, tetapi ia relatif masih minim pengalaman dan keterlibatannya pada kepelatihan Ten Haag memperkecil peluangnya untuk menjadi manajer permanen United.
Selain itu, para penggemar United juga punya kenangan buruk dengan kepelatihan legenda hidup mereka lainnya, yakni Ole Gunner Solksjaer, yang juga gagal mengangkat prestasi klub itu.
Baca Juga: Deretan Pemain Keturunan Indonesia yang Pernah Dilatih Erik ten Hag
2. Graham Potter
Saat ia dipecat Chelsea pada April 2023, sebagian orang berpendapat bahwa Potter akan menganggur dalam waktu lama. Namun 18 bulan kemudian, ia memiliki peluang untuk mengarsiteki United.
Masa kerja singkat Potter di Stamford Bridge dipersulit dengan perubahan besar-besaran di skuad klub itu. Meski demikian, Potter dinilai cukup sukses saat menangani klub-klub lebih kecil seperti Brighton, Ostersund, dan Swansea.
Pria 49 tahun itu mengubah Brighton menjadi salah satu tim kejutan di Liga Inggris dalam tiga tahun dan ia pun sempat digadang-gadang akan menangani timnas Inggris.
Sebelum kemerosotan Chelsea, Potter sempat disebut banyak pihak sebagai pelatih terbaik asal Inggris atas permainan sepak bola atraktifnya yang ia bangun di Brighton.
3. Thomas Frank
Berita Terkait
-
Deretan Pemain Keturunan Indonesia yang Pernah Dilatih Erik ten Hag
-
4 Pelatih Top yang Lagi Nganggur, Bisa Direkrut Manchester United
-
Istri Xavi Beri Isyarat Suaminya Gantikan Erik Ten Hag
-
Erik ten Hag Dipecat, Manchester United: 8 Pelatih, 7 Gelar, 156 Kekalahan
-
Dipecat Manchester United, Erik ten Hag Ternyata Senior Mees Hilgers di FC Twente
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026