Suara.com - Calon pemain timnas Indonesia, Kevin Diks dirumorkan sedang jadi incaran klub Bundersliga Jerman, Borussia Monchengladbach. Jika kepindahanannya terealisasi, ia akan bersaing dengan bek Jepang, Ko Itakura.
Sejatinya nama Kevin Diks sudah diincar oleh Monchengladbach sejak bursa transfer musim panas. Akan tetapi, FC Copenhagen tidak melepaskan sang pemain.
Di sisi lain, Monchengladbach mempertahankan Itakura yang juga disebut bakal pergi. Jadi transfer Diks urung terjadi.
Namun, kini pemain keturunan Indonesia disebut menjadi buruan utama Monchengladbach pada Januari 2025 mendatang.
"Sekali lagi Kevin Diks dihubungkan dengan Monchengladbach. Pemain asal Belanda bisa tampil baik di bek sayap atau bek tengah yang menjadi kandidat menarik di musim panas," tulis laporan 90min.de.
"Perpanjangan kontrak FC Copenhagen untuk Diks hampir tidak mungkin. Jadi musim dingin akan menjadi kesempatan terakhir untuk menjualnya dengan biaya transfer," sambung laporan tersebut.
Maka dari itu, jika gabung Monchengladbach, Kevin Diks bakal bersaing dengan Ko Itakura di tempat utama. Hal itu menarik untuk membandingkan harga pasar dua pemain ini.
Kevin Diks
Kevin Diks merupakan pemain yang selama ini berkarier di Eropa. Ia banyak menghabiskan waktu di Belanda.
Baca Juga: Breakingnews! Kiper Timnas Indonesia Disanksi Larangan Bermain di 2 Pertandingan, Denda Puluhan Juta
Pemain berusia 28 tahun ini pernah berseragam Vitesse, Feyenoord, dan beberapa klub lokak saat awal kaiernya.
Diks juga pernah merantau ke Fiorentina, Empoli, dan Aarhus GF. Namun, kariernya cemerlang bersama FC Copenhagen.
Hal itu membuat nilai pasar pemain asal Ambon ini terbilang tinggi, yaitu Rp69,52 miliar.
Ko Itakura
Adapun Ko Itakura merupakan pemain yang memulai karier di Jepang bersama Kawasaki Frontale serta Vegalta Sendai.
Mengejutkannya ia direkrut oleh Manchester City pada Januari 2019. Akkan tetapi, ia lebih banyak dipinjamkan ke FC Groningen hingga FC Schalke.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Komentar Roberto Mancini Dipecat: Arab Saudi Tidak Akan Berubah
-
Shin Tae-yong: Jepang Tak Terkalahkan, Tapi Saya Mau Coba Peluang di Kandang
-
Reaksi Shin Tae-yong Hadapi Pelatih Arab Saudi yang Kalahkan Argentina di Piala Dunia
-
Pelatih Baru Arab Saudi Pernah Kasih Mimpi Buruk ke Shin Tae-yong, Kapan?
-
Kisah Syauqi Saud, Fair Play Lawan Jepang di Piala Asia, tapi Dihujat Netizen Indonesia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Tiga Pemain Timnas Futsal Indonesia Cedera, Hector Souto Tidak Mau Pusing Lawan Iran
-
Bukan Soal Talenta, John Herdman Temukan Kegagalan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
-
Media Belanda Nilai Kehadiran Mauro Zijlstra Bagian Rencana Persija Kudeta Persib Bandung
-
Adu Ranking Timnas Futsal Indonesia vs Iran Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Ivar Jenner Resmi ke Dewa United, Janji Bawa Perubahan Besar di Lini Tengah Banten Warriors
-
Pernah Sambut Kevin Diks, Kini Pemain Jepang Ini Jadi Penyambut Maarten Paes di Ajax
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Debutan vs Peraih 13 Gelar: Bisakah Timnas Futsal Indonesia Kalahkan Iran di Final?
-
Gabung Dewa United, Ivar Jenner Jadikan Pengalaman di Eropa Sebagai Modal
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija