Suara.com - Pelatih AC Milan, Paulo Fonseca mengeluarkan pernyataan yang buat heboh pasca kemenangan anak asuhnya atas Real Madrid di Liga Champions.
AC Milan sukses meraih kemenangan 3-1 atas Real Madrid pada matchday keempat Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu.
Menurut pelatih asal Portugal itu, bertanding di Liga Champions musim ini lebih mudah dibandingkan pentas Serie A Italia.
Lebih lanjut, Fonseca mengatakan bahwa AC Milan lebih mudah menang atas Real Madrid dibanding saat melawan Monza di Serie A Italia.
Sebelum menghadapi Real Madrid, AC Milan hanya mampu menang tipis 1-0. Bahkan mereka sempat dikalahkan Napoli dua gol tanpa balas di San Siro.
"Saya harus jujur, pertandingan-pertandingan ini sangat berbeda dengan yang kami alami di Serie A Italia," ujar Fonseca seperti dikutip dari Milan News, Kamis (7/11).
"Kami tidak bisa menjadi tim yang sama (saat mengalahkan Real Madrid) di Serie A Italia. Hanya tim Serie A yang memahami hal itu," sambungnya.
Lebih lanjut, Paulo Fonseca mengatakan bahwa ia tidak bisa sembarangan membuat taktik AC Milan di kompetisi Serie A dan Liga Champions.
"Di Eropa kami bisa jadi tim seperti ini, tapi sering kali di Italia tidak ada kemungkinan untuk memainkan jenis taktik yang sama," sambungnya.
Baca Juga: Suporter Bentangkan Spanduk Free Palestina dan Masjidil Aqsha, PSG Terancam Sanksi
Ditegaskan oleh Fonseca bahwa AC Milan di laga melawan Real Madrid tunjukkan citra lain sebagai tim Italia. Bahwa tim Italia hanya bisa bermain bertahan.
Fonseca menyebut bahwa AC Milan di Santiago Bernabeu mampu tunjukakn permainan yang lebih inisiatif dan mendominasi lapangan tengah.
"Kami membuktikan bahwa tim-tim Italia tidak hanya bisa bermain bertahan namun bisa memiliki skema penepatan posisi bagus," sambungnya.
Berita Terkait
-
Suporter Bentangkan Spanduk Free Palestina dan Masjidil Aqsha, PSG Terancam Sanksi
-
Data dan Fakta Menarik Liga Champions: 700 Gol Barcelona, Rekor Buruk Arsenal
-
Hasil Liga Champions Dinihari Tadi: Barca Pesta 5 Gol, Inter Bungkam Arsenal
-
Reaksi Pemain Timnas Indonesia usai Lihat Kakaknya Jebol Gawang Real Madrid di Liga Champions
-
Deretan Tim Besar yang Dijebol Tijjani Reijnders, Real Madrid Jadi Korban Terbaru
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya