Bola / Bola Indonesia
Senin, 11 November 2024 | 13:39 WIB
Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes (IG Maarten Paes)

Market Value yang dimiliki Jepang tak lepas dari banyaknya bintang di skuadnya. Total ada 22 pemain yang berkiprah di Eropa bersama klub ternama, seperti Liverpool, Celtic, dan AS Monaco.

Sementara dari kubu Indonesia, hanya ada 16 pemain yang berkarir di luar negeri dan ada yang bermain di klub-klub kasta kedua maupun di klub Asia.

Jomplangnya kualitas pemain Indonesia dan Jepang juga terlihat dari pemain termahalnya. Dari skuad Garuda, pemain termahal adalah Mees Hilgers dengan 10 juta euro (Rp168 miliar).

Sementara dari kubu Jepang, Takefusa kubo menjadi pemain termahal dengan 50 juta euro (Rp840 miliar). Bahkan harga Mees Hilgers itu menjadi harga tertinggi ke-11 di skuad Samura Biru saat ini.

Dengan perbedaan kualitas yang jomplang itu, Jepang pun mampu unggul di ranking FIFA ketimbang Timnas Indonesia.

Saat ini, Jepang menjadi tim Asia dengan peringkat tertinggi di ranking FIFA, yakni berada di peringkat ke-15 dunia.

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat ke-130 dunia, alias terpaut 115 peringkat dari Kaoru Mitoma dkk.

Perbedaan ranking ini tak lepas dari kiprah Jepang yang mampu menunjukkan progress apik di tim nasionalnya.

Sementara Indonesia sempat mengalami kemunduran usai masuk 100 besar ranking FIFA di awal tahun 2000 an, yang dimulai pada 2006 dan berlanjut hingga 2016 akibat adanya dualisme dan sanksi FIFA.

Baca Juga: Ivar Jenner Unggah Foto Hitam Putih, Respon 'Preman' Timnas Indonesia Disorot

Load More