Suara.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil penuh selama 90 menit saat Venezia harus mengakui keunggulan Lecce dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Liga Italia Serie A. Laga tersebut berlangsung di Stadion Pier Luigi Penzo, Venezia, pada Selasa (26/11) dini hari WIB.
Jay Idzes dipercaya mengisi posisi bek tengah kiri dalam formasi tiga bek yang diterapkan oleh Venezia.
Penampilan Jay Idzes konsisten sejak awal hingga peluit panjang berbunyi.
Di awal pertandingan, Venezia menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Sundulan Michael Svoboda dan tembakan Gaetano Oristanio menjadi ancaman, namun belum mampu membuahkan hasil.
Pertarungan semakin sengit memasuki pertengahan babak pertama, dengan kedua tim saling melancarkan serangan.
Salah satu momen krusial datang saat Jay Idzes hampir mencatatkan namanya di papan skor.
Sundulannya yang memanfaatkan umpan dari Hans Nicolussi Caviglia hanya mampu membentur tiang gawang Lecce.
Tidak hanya bertahan, Idzes juga berkontribusi dalam serangan.
Baca Juga: Miliano Jonathans Dicap Tengil Colek Pemain Keturunan Timnas Indonesia Cuma Cadangan di Eredivisie
Pergerakannya di sisi pertahanan lawan menghasilkan peluang emas bagi Alfred Duncan, tetapi tembakan kaki kiri Duncan masih bisa diamankan oleh kiper Lecce.
Malapetaka bagi Venezia terjadi pada menit ke-70 ketika Patrick Dorgu memanfaatkan celah di pertahanan untuk mencetak gol dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga ini.
Hingga laga berakhir, Venezia tidak mampu membalas gol tersebut dan harus puas menelan kekalahan tipis di kandang sendiri.
Pelatih Venezia Eusebio Di Francesco tidak senang dengan hasil ini. Venezia banyak bikin peluang gol tapi mandul.
"Saya yakin ini adalah salah satu malam yang paling pahit, mengingat dominasi yang kami tunjukkan dalam pertandingan ini dan keindahan sepak bola yang kami tunjukkan. Selama 70 menit, mereka hanya memasuki separuh lapangan kami sebanyak tiga kali. Itu adalah pertandingan yang tidak masuk akal: para pemain memberikan segalanya, tetapi kami semua sangat kecewa dengan hasil ini," kata Eusebio Di Francesco dikutip dari laman Venezia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU