Suara.com - Maarten Paes menyoroti perkembangan signifikan yang dialami Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir. Penjaga gawang berusia 26 tahun ini mengungkapkan keyakinannya bahwa skuad Garuda memiliki potensi untuk terus berkembang tanpa batas.
Menurutnya, kekuatan utama Timnas Indonesia terletak pada para pemain mudanya. Hal ini ia saksikan langsung saat menyaksikan perjuangan tim Garuda Muda di ajang Piala Asia 2023 yang berlangsung Januari 2024 lalu.
Maarten Paes juga mencatat sejumlah pemain yang pernah menjadi rekan atau lawannya di lapangan hijau sebagai bukti kualitas tim ini semakin meningkat.
Perjalanan Timnas Indonesia, menurut Paes, berada di jalur yang tepat.
Ia menilai para pemain seperti Ragnar Oratmangoen, Shayne Pattynama, Thom Haye, hingga Marc Klok menunjukkan kualitas yang solid.
Maarten Paes juga memberikan apresiasi kepada Ernando Ari yang disebutnya sebagai salah satu kiper berbakat, serta pemain senior seperti Jordi Amat dan Sandy Walsh yang turut memperkuat tim.
Saat ini, Timnas Indonesia tengah berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Kemenangan lawan Arab Saudi menjadi suntikan semangat besar bagi tim asuhan Shin Tae Yong untuk bersaing memperebutkan tiket menuju ajang sepak bola terbesar di dunia.
Salah satu hal yang mengesankan bagi Paes adalah dukungan luar biasa dari suporter Indonesia.
Baca Juga: AFF 2024: Media Vietnam Mulai Tebar Ancaman Jelang Hadapi Timnas Indonesia
Ia menggambarkan atmosfer di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Dukungan yang luar biasa ini, menurutnya, menjadi elemen penting dalam perjalanan Timnas Indonesia.
Paes percaya bahwa kombinasi antara potensi tim dan dukungan suporter yang loyal dapat menjadi formula kemenangan bagi Timnas Indonesia.
"Jika kita bisa meraih banyak kemenangan suporter pun akan semakin bertambah banyak. Sayang sekali kita gagal ke Olimpiade pada Agustus kemarin, akan tetapi sekarang kita memiliki banyak potensi, mudah-mudahan kita bisa ke Piala Dunia. Sebagai Garuda, langit adalah batasan kita sekarang, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari tim ini," kata Paes dalam wawancara bersama Kita Garuda.
Meski sempat gagal lolos ke Olimpiade 2024, Paes optimistis dengan peluang tim ini untuk tampil di Piala Dunia.
Baginya, semangat dan potensi besar dari skuad Garuda membuat mimpi besar ini sangat mungkin terwujud.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Persija Jakarta Hadirkan Terobosan Baru, Jembatani Sepak Bola dan Literasi Investasi
-
Latihan Digeruduk The Jakmania Jelang Hadapi Persib, Persija Sambut Positif
-
Kapan Pertandingan Perdana John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia?
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Filosofi Permainan Cepat John Herdman Bisa Mengubah Gaya Timnas Indonesia Jadi Lebih Agresif
-
Borneo FC Tumbang dari Persita, Duel Klasik Persib vs Persija Penentu Juara Paruh Musim
-
Manchester City Resmi Rekrut Antoine Semenyo Senilai Rp1,3 Triliun
-
Hasil Persita vs Borneo FC 2-0: Pendekar Cisadane Tak Tertahankan Masuk Persaingan Papan Atas
-
Rekor Unbeaten Akhirnya Runtuh! Sunderland Babak-belur di Markas Brentford