Suara.com - Pemain keturunan Indonesia banyak yang terbesar di negara Eropa, paling banyak berada di Belanda. Mereka bermain di sejumlah posisi seperti penjaga gawang.
Salah satu kiper keturunan Indonesia ialah Dani van den Heuvel. Kiper berusia 21 tahun ini sekarang bermain di salah satu klub besar Belgia, Club Brugge.
Pada musim ini, Dani seperti dikutip dari data Transfermarkt telah mencatatkan 3 pertandingan bersama Brugge di Challenger Pro League.
Ada cerita menarik mengenai Dani terkait garis keturunan Indonesia yang dimilikinya. Mengutip dari laporan indisch4ever, nenek dari Dani diketahui lahir di Surabaya pada 1948.
Berdasarkan laporan itu disebutkan bahwa ayah dari nenek Dani ialah serdadu KNIL.
Untuk informasi, Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger alias KNIL ialah angkatan bersenjata yang dibentuk oleh Belanda pada 1830 usai Perang Diponegoro.
Tugas dari KNIL ialah menjaga keamanan wilayah Hindia Belanda. Serdadu KNIL berasal dari berbagai negara, termasuk Belanda, Perancis, Swiss, dan pribumi.
Kembali ke Daniel van den Heuvel. Diketahui ayah dari nenek kiper keturunan Indonesia pada Agustus 1950 berlayar ke Belanda.
"Neneknya orang Indonesia. Lahir pada tahun 1948 di Surabaya dari ayah prajurit KNIL,"
Baca Juga: Elkan Baggott Tak Sendiri, 2 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Dilupakan Shin Tae-yong
"Ia berangkat ke Belanda bersama istri dan tiga anaknya pada Agustus 1950 dengan kapal SS Ranchi yang dijuluki perahu bangau," tulis media Belanda itu.
Dani van den Heuvel merupakan kiper keturunan yang dirumorkan ingin memperkuat timnas Indonesia karena mengikuti Instagram PSSI.
Dani van den Heuvel merupakan kiper yang lahir di Delft, Belanda pada 28 Mei 2003. Artinya ia saat ini masih berusia 21 tahun.
Kariernya sebagai pesepak bola diawali di akademi ADO Den Haag yang kemudian ke Ajax.
Ia bermain di Ajax sampai tahun 2020 lalu dan pindah ke Leeds United U-21.
Setelah empat musim bersama Leeds United, penjaga gawang berusia 21 tahun ini akhirnya pindah ke Club Brugge.
Berita Terkait
-
Elkan Baggott Tak Sendiri, 2 Pemain Timnas Indonesia Ini Juga Dilupakan Shin Tae-yong
-
AFF 2024: Media Vietnam Mulai Tebar Ancaman Jelang Hadapi Timnas Indonesia
-
Potensi Jungkalkan Timnas Indonesia, Ini Peta Kekuatan Vietnam dan Filipina
-
Pratama Arhan Pemain Abroad Timnas Indonesia Paling Miskin Menit Bermain di Liga Jepang?
-
Media Korea: Shin Tae-yong vs Kim Sang-sik
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati