Suara.com - Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan perdana babak fase grup B Piala AFF 2020 pada esok hari. Skuat besutan Shin Tae-yong akan menghadapi Myanmar.
Pertandingan Myanmar vs Timnas Indonesia akan berlangsung di Thuwunna Stadium, Senin (9/12/2024) pukul 19:00.
Pertandingan Myanmar vs Timnas Indonesia akan dipimpin oleh wasit asal Hong Kong, Ho Wai Sing. Ia termasuk salah satu wasit muda, usianya baru 34 tahun.
Dikutip dari laman resmi federasi sepak bola Hong Kong, wasit Ho ternyata termasuk wasit FIFA. Di Hong Kong hanya ada 6 wasit lisensi FIFA dan salah satunya menjadi pengadil laga Timnas Indonesia esok hari.
Dikutip dari Transfermarkt, pada musim ini, wasit Ho telah memimpin 9 pertandingan. Yang menarik, ia termasuk wasit yang gemar mengeluarkan kartu.
Dari 9 pertandingan yang dilakoninya musim ini, wasit Ho telah mengeluarkan 35 kartu kuning dan 2 kartu merah.
Bagi wasit Ho, ini kali pertama ia memimpin pertandingan Timnas Indonesia ataupun Myanmar. Wasit Ho juga tercatat belum pernah memimpin pertandingan klub Indonesia ataupun Myanmar.
Boleh dibilang, wasit Ho punya rekam jejak cukup kontroversial, utamanya saat memimpin pertandingan di Liga Hong Kong.
Salah satunya ialah saat ia memimpin pertandingan antara Eastern Sports Club vs Kitchee pada April 2024.
Baca Juga: Jelang Myanmar vs Timnas Indonesia, Bek Persija: Kami Dianggap Tim B tapi...
Dikutip dari South China Morning Post, wasit Ho dianggap tidak adil saat memimpin pertandingan tersebut.
Laporan itu menyebutkan laga Eastern Sports Club vs Kitchee banyak diwarnai dengan keputusan kontroversial wasit.
"Sejumlah keputusan kontroversial terjadi di laga yang berakhir imbang 0-0," tulis SCMP.
"Handball yang tampak jelas di area penalti yang dilakukan bek Kitchee digagalkan oleh keputusan kontroversial Ho Wai-sing,"
"Dua bek Kitchee juga sangat beruntung bisa lolos dari akumulasi kartu kuning dengan pelanggaran yang jelas mereka lakukan," ulas SCMP.
Tak berhenti di situ, kepemimpinan wasit Ho pada laga HKFC vs Southren pada 10 November lalu juga dikritik oleh banyak pihak.
Berita Terkait
-
Jelang Myanmar vs Timnas Indonesia, Bek Persija: Kami Dianggap Tim B tapi...
-
Cek Fakta: Foto Bareng Erick Thohir, Striker Timnas Jepang Resmi Jadi Amunisi Baru Indonesia
-
Hasil Piala AFF 2024 Kamboja vs Malaysia: Harimau Malaya Tak Ada Taring
-
Rizky Ridho Pemain Termahal di Liga, Dekati Harga Pasar Eliano Reijnders
-
Ragnar Oratmangoen: Tiket Pesawat ke Maluku Sangat Mahal!
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Hasil Piala FA: Deretan Fakta Usai Manchester City Pesta 10 Gol, Rekor Liverpool Pecah
-
Pelatih Anyar Chelsea Liam Rosenior: Saya Ini Orang yang Aneh
-
Senyum Lebar John Herdman Tiba di Indonesia Bareng Bang Jay, Bakal Nonton Persib vs Persija?
-
Liverpool dan Tiga Klub Premier League Rebutan Winger 19 Tahun Berbandrol Rp1,97 Triliun
-
Ole Gunnar Solskjaer Makin Dekat Kembali ke Manchester United
-
Debut Manis! Bernardo Tavares Bongkar Strategi Kemenangan Persebaya atas Malut United
-
Tak Mau Seperti Timnas Indonesia, Exco Federasi Tunisia Tolak Patrick Kluivert
-
Final Piala Super Spanyol Barcelona vs Real Madrid, Hansi Flick Sindir Mbappe
-
Gagal Gaet Joao Cancelo, Inter Milan Bidik Wing-Back Brasil Fiorentina Dodo
-
Rekor Tak Tersentuh! Persib Empat Laga Tak Terkalahkan dari Persija, Bojan Hodak Pede