Suara.com - Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott sudah lama tidak terlihat bermain membela Skuad Garuda. Elkan Baggott kini banyak bermain di Liga Inggris membela Blackpool.
Terakhir main bersama Timnas Indonesia, Elkan Baggott pernah mengungkapkan misi besar dalam ajang Piala Asia 2023 di Qatar.
Elkan Baggott ingin mencetak sejarah bersama skuad Garuda, sembari membuat keluarga besarnya bangga atas pencapaian tersebut.
Bagi Elkan, bermain di kompetisi bergengsi seperti Piala Asia merupakan sebuah kehormatan. Timnas Indonesia sendiri kembali tampil di turnamen ini setelah absen selama 17 tahun.
Terakhir kali skuad Garuda berlaga di Piala Asia adalah pada tahun 2007, ketika menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Vietnam, dan Thailand.
Dalam wawancara bersama PSSI tahun 2023 silam, Elkan Baggott mengaku memiliki hubungan emosional yang kuat dengan Indonesia.
Meski lahir di Thailand dan tumbuh besar di Inggris, ia memilih paspor Indonesia, negara asal ibunya.
Keputusannya ini bukan hanya soal bermain sepak bola, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap akar budayanya.
"Itu (menjadi Warga Negara Indonesia) adalah salah satu bagian terbesar dalam hidup saya. Saya menghabiskan sekira tiga tahun di sana (Indonesia), sebagian masa kecil saya," kata Elkan Baggott.
Baca Juga: Ragnar Oratmangoen: Hidup Ayah Saya Susah
"Saya sangat dekat dengan keluarga saya dari sisi Indonesia. Jadi saya saya mencoba untuk membuat mereka bangga dengan bermain untuk negara ini. Menjadi orang Indonesia bagi saya adalah sebuah kehormatan dan sesuatu yang saya cintai," tutur Elkan.
Baggott mengungkapkan bahwa menjadi warga negara Indonesia adalah salah satu keputusan terpenting dalam hidupnya.
Elkan Baggott sempat menghabiskan masa kecil di Indonesia selama beberapa tahun dan merasa sangat dekat dengan keluarga dari pihak ibunya, yang sebagian besar masih menetap di Jakarta.
"Ya, hampir sebagian besar keluarga saya dari dari sisi Indonesia masih tinggal di sana (Jakarta). Semua sepupu saya selalu mengirimi saya pesan dan menyampaikan ucapan selamat untuk setiap kegiatan saya dengan timnas."
Tidak jarang ia mendapat pesan-pesan dukungan dari keluarga besarnya di Indonesia. Hal ini, menurutnya, menjadi sumber motivasi tambahan ketika membela Timnas.
"Rasanya memang sedikit aneh, karena terkadang bersama timnas bertanding di belahan bumi yang lain dan kadang kami saling bertukar pesan seperti “sampai bertemu lagi, saya hanya ingin mengucapkan itu,” jadi saya banyak menerima pesan seperti itu," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular