Suara.com - Pemain Keturunan yang merupakan bek Timnas Indonesia Elkan Baggott punya cara sendiri untuk bisa fokus dalam bermain di lapangan hijau. Dia ingin konsentrasi bermain dengan mematikan notifikasi Instagram.
Salah satunya saat dia ingin membela Timnas Indonesia di Piala asia di Qatar beberapa tahun lalu. Elkan Baggot memang sengaja mematikan notifikasi instagramnya.
"Pada hari-hari pertandingan atau sehari setelah pertandingan, saya tidak akan menyentuh Instagram," katanya kepada BBC saat diwawancara awal tahun 2024 ini.
Untuk menjaga fokus, Baggott memilih membatasi interaksinya di media sosial, terutama di sekitar waktu pertandingan.
Ia percaya bahwa terlalu banyak membaca komentar tentang performa di lapangan dapat memengaruhi mental dan konsentrasinya.
Sebagai solusinya, ia mematikan notifikasi dan menggunakan media sosial hanya untuk kebutuhan sederhana seperti berkomunikasi dengan teman.
"Hanya karena ada banyak komentar dari orang-orang tentang cara mereka berpikir Anda bermain dan terkadang hal itu dapat mengganggu cara Anda berpikir tentang permainan Anda, maka saya belajar untuk membiarkannya saja."
"Saya menonaktifkan notifikasi di Instagram. Aplikasi ini lebih merupakan aplikasi yang saya gunakan hanya saat melihat beberapa kiriman yang dikirim teman-teman saya."
"Saya berusaha agar notifikasi tetap normal sebisa mungkin."
Baca Juga: PSSI Sudah Kontak AFC, Timnas Bahrain Dijamin Ketar-ketir
Sebagai pemain profesional, Baggott menyadari bahwa kritik adalah bagian tak terpisahkan dari sepak bola.
Ia menganggapnya sebagai dorongan untuk terus berkembang, baik saat bermain untuk Ipswich maupun selama masa peminjamannya di klub lain.
Baginya, tanggung jawab utama adalah memberikan performa terbaik bagi tim, terlepas dari pujian atau kritik yang datang.
Sayangnya hingga kini Elkan Baggott belum dipanggil kembali oleh Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Hadapi PSBS Biak, Marc Klok Ingin Lanjutkan Tren Positif Persib
-
Jamu Persiku Kudus, Kendal Tornado FC Ingin Jaga Konsistensi Kemenangan di Sriwedari
-
Persib Bandung vs PSBS Biak, Bojan Minta Anak Asuhnya Tampil 100 Persen
-
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Duel Penentu Papan Atas Serie A di Stadion Olimpico
-
Prediksi Skor Crystal Palace vs Chelsea: The Blues Bidik Kemenangan Beruntun di Selhurst Park
-
Prediksi Super Big Match Arsenal vs Manchester United: Ujian Berat Setan Merah di Emirates
-
Prediksi Skor Manchester City vs Wolves: The Citizens Bangkit atau Wolves Buat Kejutan
-
Haaland Mandul dan 4 Alasan Kuat Pep Guardiola Diminta Mundur dari Manchester City
-
Selangkah Lagi Gabung ke Barcelona, Pemain Keturunan Medan: Saya Seorang Pemenang!
-
Saga Transfer Pemain Keturunan Indonesia Juwensley Onstein: Gagal ke AC Milan, Gabung ke Barcelona