Suara.com - Manajer timnas Indonesia, Sumardji meluruskan evaluasi yang akan dilakukan PSSI kepada Shin Tae-yong usai gagal di Piala AFF 2024.
Perjalanan skuad Garuda di Piala AFF 2024 harus terhenti lebih awal. Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal usai kalah dari Filipina.
Usai kegagalan itu, PSSI menyerukan akan melakukan evaluasi kepada tim Merah Putih asuhan Shin Tae-yong.
Akan tetapi, hal itu lantas memicu kegaduhan di jagat maya. Sebab, evaluasi ini ditakutkan sebagai cara untuk melengserkan pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Hal ini karena di media sosial juga muncul seruan 'STY Out' yang merujuk ke pemecatan pelatih 54 tahun tersebut.
Sumardji pun akhirnya meluruskan evaluasi yang dimaksudkan oleh PSSI. Menurutnya evaluasi ini dilakukan untuk ramah perbaikan permainan, bukan dalam rangka mengusir Shin Tae-yong.
"Evaluasi itu ya evaluasi permainan, evaluasi taktik, evaluasi pemanggilan pemain. Ya betul, itu memang kita lakukan," ucap Sumardji di Youtube Nusantara TV.
"Pak Ketua Umum (PSSI) sudah menyampaikan itu ke saya dan kita akan lakukan evaluasi itu. Tapi bukan evaluasi dalam rangka STY Out, oh tidak salah itu," sambungnya.
Evaluasi ini dilakukan karena timnas Indonesia memang meenatap ajang yang lebih penting untuk ke depannya, yaitu seperti SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U-23.
Baca Juga: Thom Haye Dipuji Eks Barcelona: Dia Belum Pernah...
Adapun setelah gagal di Piala AFF 2024, PSSI tidak akan mengevaluasi kontrak Shin Tae-yong yang masih menyisakan sampai 2027 mendatang.
Berita Terkait
-
PSSI Diduga Ubah Subtitle Wawancara Asisten STY, Dicibir Warganet
-
Dokter PSS Soal Kondisi Terkini Hokky Caraka: Kami Belum Dapat Memastikan...
-
Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2024, Sumardji: Kalau Mau Salahkan STY, Itu Tidak Tepat
-
Miliano Jonathans Berlabuh ke FC Utrecht, Bos Mees Hilgers Geram
-
Arkhan Kaka: Saya Akan Rindu Proses Belajarnya Coach
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bojan Hodak Ungkap Penyebab Kekalahan Telak Persib Bandung atas Ratchaburi FC, Singgung Cuaca
-
Persib Dihajar Ratchaburi, Bojan Hodak Bongkar Biang Kerok Kekalahan Timnya
-
Manchester City Bantai Fulham 3-0, Tempel Ketat Arsenal di Klasemen
-
Komentar Bojan Hodak usai Persib Bandung Dibantai 0-3 oleh Ratchaburi
-
Emil Audero Ungkap Alasan Lanjutkan Laga Saat Jadi Korban Petasan Lawan Inter Milan
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Franck Ribery Terseret Epstein File, Fakta Kasus Prostitusi Gadis 14 Tahun Terkuak
-
Jordi Cruyff Janji Ajax Bakal Jor-joran di Bursa Transfer, Rekrut Pemain Timnas Indonesia Lagi?
-
Persib Bandung Diberondong Tiga Gol Ratchaburi FC, Apa yang Terjadi?
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia