Suara.com - Kegagalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 secara tak langsung menjadi berkah bagi Australia. Mereka bisa menemukan titik lemah dari taktik pelatih Shin Tae-yong.
Hal itu disampaikan oleh media asal Negeri Kanguru, The Roar. Mereka menyoroti taktik Timnas Indonesia yang gagal berjalan dengan baik di Piala AFF 2024.
Timnas Indonesia gagal melangkah ke semifinal Piala AFF 2024 usai menduduki peringkat tiga klasemen akhir Grup B. Poin yang dikumpulkan tim Merah Putih tidak cukup membuat mereka melangkah lebih jauh.
Timnas Indonesia cuma bisa mengantongi sekali kemenangan saat berhadapan dengan Myanmar (1-0). Sisanya, tim Merah Putih bermain imbang 3-3 kontra Laos, kemudian kalah saat bersua Vietnam (0-1) dan Filipina (0-1).
The Roar tahu betul Timnas Indonesia tidak menurunkan kekuatan terbaik di laga ini. Tim Merah Putih hanya menurunkan pemain-pemain muda yang usianya di bawah 22 tahun.
Tidak ada nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Mees Hilger, dan lain-lain. Namun, titik lemah STY tetap bisa didapat dari Piala AFF 2024.
The Roar menilai ada beberapa kesalahan berulang yang dilakukan Shin Tae-yong. Salah satunya adalah komunikasi yang tidak baik antarpemain.
"Koneksi yang buruk antara para pemain reguler ini dan ketidakmampuan untuk memanfaatkan peluang di sepertiga akhir lapangan dalam beberapa kesempatan, telah berulang kali terjadi," tulis Theroar.
"Jika Socceroos dapat memutus komunikasi antara pemain Indonesia dalam kualifikasi Maret yang krusial, Socceroos dapat menghidupkan kembali harapan mereka setelah serangkaian penampilan di bawah standar dalam fase ini."
Baca Juga: Jemawa Tatap Kualifikasi Piala Dunia 2026, Pelatih Bahrain Cueki Timnas Indonesia
Australia akan menjamu Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Grup C ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan berlangsung di Sydney pada 20 Maret 2025.
Jika berhasil mengalahkan Timnas Indonesia, kans Australia lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 sangat besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Adhyaksa FC Jajaki Stadion Tuah Pahoe sebagai Kandang untuk Super League 2026/2027
-
Klarifikasi Rodri Usai Insiden Kakinya Diinjak Gavi Jelang Piala Dunia 2026
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?