Suara.com - Perjalanan Timnas Indonesia sepanjang 2024 menuai banyak pujian dari banyak pihak. Hal ini tak lepas dari hasil positif yang diraih anak asuh Shin Tae-yong, utamanya di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kebangkitan Timnas Indonesia ini tak lepas dari kontribusi pemain keturunan yang dinaturalisasi oleh pihak PSSI. Timnas Indonesia pun dianggap memiliki masa depan cerah di tahun-tahun mendatang.
Hal ini diungkap oleh eks pelatih Timasn Indonesia, Luis Milla. Menurut eks pemain Real Madrid dan Barcelona itu, Indonesia menjadi salah satu negara dengan masa depan cerah di olahraga, khususnya sepak bola.
"Ini adalah negara yang memiliki banyak masa depan," kata Luis Milla seperti dilansir dari El Periodico de Espana, Senin (30/12).
Menurut Luis Milla, kemajuan sepak bola Indonesia tidak lepas dari fanatisme masyarakat, utamanya di kalangan anak muda.
"Ada demam fanatik di kalangan anak muda Indonesia terhadap tim nasional mereka," kata eks pelatih Persib Bandung itu.
Dijelaskan oleh Milla, bahwa di Indonesia, publik sepak bola di sana juga tergila-gila dengan kompetisi LaLiga. Mereka penjadi penggemar sepak bola Spanyol.
"Di Indonesia, mereka tidak hanya jadi pengikut LaLiga, tapi juga fans fanatik klub-klub seperti Barcelona dan Real Madrid," sambung Milla.
Sebelumnya, ketua umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa dibawah kepimpinannya, ia mematok target tinggi untuk Timnas Indonesia. Menurut Thohir, Timnas Indonesia tidak hanya ingin lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Pemain Timnas Indonesia Nonton di San Siro, Jadi Saksi Tijjani Reijnders Cetak Gol Indah
Erick Thohir mengatakan bahwa ia ingin membawa Timnas Indonesia bisa menembus ke peringkat 50 dunia pada tahun 2045.
"Kita (Timnas Indonesia) akan menduduki peringkat 50 dunia pada tahun 2045," kata Erick Thohir kepada Reuters seperti dilansir Suara.com dari Sponichi Annex,
Lebih lanjut Erick Thohir mengatakan melihat populasi di Indonesia serta militansi suporter, pasukan Garuda bisa menembus ke sembilan besar di Asia.
"Meingat populasi dan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola, kita seharusnya berada di sembilan besar Asia," ungkap eks presiden Inter Milan itu.
"Saya ingin (Indonesia) berada di 50 besar dunia pada tahun 2045. Nilainya bisa mencapai 10.000 dolar dan saya yakin kualitas Timnas Indonesia akan terus meningkat," tambah Thohir.
Di posisi Timnas Indonesia pada peringkat 127 FIFA, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita Indonesia berada di kisaran 5000 dolar.
"Kami disebut raksasa tidur. Makanya kita harus membuat program-program perbaikan dan dukungan pemerintah, swasta dan federasi itu sangat penting," tegasnya.
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Nonton di San Siro, Jadi Saksi Tijjani Reijnders Cetak Gol Indah
-
Media Australia: Titik Lemah Tim Shin Tae-yong Yaitu...
-
Eks Rekan Sandy Walsh Bakal Gusur Posisi Mees Hilgers Tahun Depan?
-
Malaysia Ditolak Kapten Brunley, Erick Thohir Pamer Momen Salaman Sepanjang 2024
-
Siapa Pencetak Assist Terbanyak Timnas Indonesia Sepanjang 2024? Ternyata Dia
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Aturan Baru Piala Dunia 2026: FIFA Sahkan Regulasi Pembatalan Gol Akibat Pelanggaran Bola Mati
-
Arne Slot Tulis Surat Perpisahan untuk Liverpool
-
John Terry Paham Perasaan Gabriel: Saya Pernah di Posisi Itu
-
Respons Melbourne City Usai Mathew Baker Promosi ke Timnas Indonesia Senior
-
James Milner Pensiun di Usia 40 Tahun, Akhiri Karier Legendaris Setelah 24 Musim di Liga Inggris
-
Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-19 di Semifinal Piala AFF U-19 2026 Setelah FIFA Match Day
-
Mathew Baker Naik Kelas, Nova Arianto Bangga Target Utama Cetak Pemain Senior Tercapai
-
Antonio Rudiger Bertahan, Alasan Real Madrid Tunda Pengumuman Resmi Kontrak Baru Sang Bek
-
John Herdman Waspadai Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026
-
Misteri Hattrick Piala Dunia: Mengapa Paling Banyak Terjadi di Hari Minggu?