Suara.com - Profil Robert Douglas Friend, CEO Timnas Malaysia yang baru saja diumumkan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pada Selasa (31/12/2024).
Robert Douglas Friend atau juga dikenal dengan Rob Friend ditunjuk FAM sebagai pemimpin utama dalam struktur organisasi baru revolusi Timnas Malaysia.
Revolusi sepak bola Malaysia berlanjut, setelah sebelumnya mengumumkan Peter Cklamovski sebagai pelatih kepala baru pengganti Pau Marti.
Kini giliran CEO Timnas Malaysia yang baru diperkenalkan, mantan pesepak bola dan manajer dari Kanada dengan karier yang tak perlu diragukan lagi.
"FAM mengumumkan Robert Douglas Friend atau lebih dikenal Rob Friend dari Kanada sebagai Chief Executive Officer (CEO) Tim Nasional," tulis FAM.
Profil Robert Douglas Friend
Berasal dari Rosetown, Saskatchewan, Kanada, sosok yang dikenal dengan nama Rob Friend itu saat ini berusia 44 tahun.
Datang dengan segudang pengalaman setelah pensiun sebagai pesepak bola pada Desember 2014 silam, kiprahnya di luar lapangan lebih mentereng.
Ia berinvestasi di DRG Investment Group mulai 2014 hingga saat ini, pada 2017 hingga 2021 ia mendirikan Toca Football Sports Fund.
Baca Juga: Kena Prank! 3 Pemain Eropa yang Tidak Jadi Bela Timnas Malaysia
Yang merupakan teknologi pelatihan khusus sepak bola dan menuai kesuksesan dengan keuntungan mencapai 150 juta dolar AS.
Ia juga terlibat sebagai salah satu pendiri liga profesional Kanada, Liga Utama Kanada (CPL) dan berhasil meningkatkan nilai liga hingga 300 juta dolar.
Rob Friend juga merupakan CEO dan salah satu pendiri Pacific FC dari 2019 hingga 2022, dan menjadi presiden Vancouver FC dari 2022 hingga saat ini.
Ia banyak terlibat dalam pengembangan strategis klub, termasuk pengembangan stadion dan pusat pelatihan, selain itu juga mengawasinya.
Tak jeran jika Malaysia cukup antusias dengan kedatangannya sebagai CEO baru Timnas Malaysia saat ini.
"Berbagai pengalaman yang dimilikinya baik sebagai pemain maupun di bidang manajemen," tulis FAM lagi.
Berita Terkait
-
Kena Prank! 3 Pemain Eropa yang Tidak Jadi Bela Timnas Malaysia
-
3 Pemain Timnas Malaysia yang Bisa Direkrut Ong Kim Swee ke Persis Solo
-
Kapten Burnley: Saya Bukan Orang Malaysia
-
Eks-Manajer Timnas Malaysia Minta FAM Berguru Kepada PSSI, Mengapa?
-
PSSI Waspadai Manuver Pembenahan Sepak Bola Malaysia: Jangan Puas, Kalau Tidak...
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti