Suara.com - Marselino Ferdinan menyampaikan perasaan mendalam atas peran besar Shin Tae-yong selama menukangi Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan tersebut baru saja resmi mengakhiri tugasnya, meninggalkan jejak yang tidak terlupakan bagi para pemain, termasuk Marselino.
Setelah kabar pemecatan Shin Tae-yong mencuat, berbagai reaksi bermunculan dari berbagai pihak.
Marselino Ferdinan menjadi salah satu pemain yang mengekspresikan rasa terima kasih atas kontribusi pelatih tersebut dalam membentuk karier sepak bolanya.
Selama kepemimpinan Shin, Marselino Ferdinan menunjukkan perkembangan pesat dan berhasil menonjol sebagai salah satu bintang muda berbakat.
Dalam pernyataannya di Story Instagram, Marselino Ferdinan menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan.
Sejak dipercaya tampil di level senior, ia mampu menjawab ekspektasi dengan performa cemerlang.
Pencapaiannya sebagai pemain terbaik di Piala AFF 2022 menjadi salah satu bukti nyata keberhasilannya di bawah arahan Shin Tae-yong.
"Bos, saya ingin mengucapkan terima kasih atas segalanya yang telah kamu lakukan dan sampai jumpa di masa depan. Sungguh bangga bisa berbagi bersama selama empat tahun bersama denganmu," tulis Marselino Ferdinan.
Kepercayaan yang diberikan sang pelatih juga terlihat saat pemain naturalisasi mulai masuk ke dalam skuad Timnas. Marselino Ferdinan tetap mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain kunci.
Baca Juga: Kata Perpisahan Shin Tae-yong Usai Dipecat: Semoga Indonesia....
Bahkan, pada laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia, ia mencetak dua gol penting ke gawang Arab Saudi. Gol-gol tersebut menjadi momen krusial yang kembali menghidupkan asa Indonesia untuk lolos ke turnamen paling bergengsi dunia itu.
Marselino Ferdinan mengungkapkan rasa bangganya atas kebersamaan selama empat tahun terakhir. Ia merasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Shin Tae-yong, yang telah menjadi sosok penting dalam perjalanan kariernya.
"Saya merasa bahwa saya kehilangan dunia saya," kata Marselino.
Timnas Indonesia kini bersiap untuk melanjutkan perjuangan di Kualifikasi Piala Dunia pada Maret 2025. Tantangan besar telah menanti, dengan Australia dan Bahrain sebagai lawan berikutnya.
Meskipun tanpa kehadiran Shin Tae-yong, warisan taktis dan mentalitas yang ditinggalkannya diharapkan tetap menjadi kekuatan bagi Skuad Garuda.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung
-
Pengakuan Luke Vickery Kontak dengan John Herdman Bikin Publik Australia Heboh