Suara.com - Australia akan menjadi lawan timnas Indonesia selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ada satu nama yang akrab dengan Alex Pastoor, yaitu Craig Goodwin.
Craig Goodwin merupakan pemain andalan Australia. Ia bahkan pernah menjebol gawang timnas Indonesia ketika bertemu di Piala Asia 2023 lalu.
Pemain 33 tahun ini juga punya persaingan panas dengan skuad Garuda. Ia sempat bersetru dengan Sandy Walsh pada September 2024.
Selanjutnya pemain Al Wehda ini akan melawan timnas Indonesia pada 20 Maret 2025. Ia diprediksi menjadi andalan di sektor kiri penyerangan Australia.
Menariknya timnas Indonesia memasuki era baru jelang melawan Australia. Nah, di pihak skuad Garuda ada sosok yang sangat mengenal Goodwin.
Adalah Alex Pastoor yang paham betul dengan Craig Goodwin. Sebab, mereka berdua pernah bekerja sama.
Kala itu, Pastoor menjadi pelatih Sparta Rotterdam. Nah, pemain Australia itu merupakan salah satu anak asuhnya.
Selama dua musim Goodwin bermain di bawah asuhan Pastoor saat berkarier di Sparta Rotterdam.
Melansir dari Transfermarkt, Goodwin mencatatkan 45 pertandingan dengan sumbangan enam gol dan enam assist ketika dilatih Alex Pastoor.
Baca Juga: Susunan Pemain Timnas Indonesia U-20 vs Jordania: Jens Raven Cedera, Ragil Tumpuan
Kini dua orang yang dulu bekerja sama tersebut bakal menjadi rival. Dengan pengalaman itu, asisten Patrick Kluivert diharapkan bisa meredam mantan anak asuhnya saat timnas Indonesia bertandang ke Australia.
Berita Terkait
-
Pelatih Yordania U-20 Bangga Kalahkan Timnas Indonesia U-20 dengan 10 Pemain
-
Penjelasan Indra Sjafri usai Kalah dari 10 Pemain Yordania
-
Timnas Indonesia U-20 Keok, Indra Sjafri Singgung Kegagalan Penalti Welber Jardim
-
Rekam Jejak Gerald Vanenburg, Pelatih Timnas U23 yang Pernah Besut Akademi Ajax
-
Pilih Gerald Vanenburg Sebagai Asisten, Patrick Kluivert: Lengkap dan Sempurna
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan