Suara.com - Kiper timnas Indonesia, Maarten Paes mengungkapkan bahwa skuad Garuda bakal menghadapi transisi yang sulit karena baru saja melakukan pergantian pelatih.
PSSI mengambil keputusan mengejutkan di tengah perjuangan timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong diberhentikan di tengah jalan kemudian diganti oleh Patrick Kluivert. Pergantian ini lantas disorot Maarten Paes saat menjalani wawancara dengan Goal.
Menurut kiper FC Dallas itu, ia sering mengalami pergantian pelatih dalam kariernya di klub. Nah, pengalaman itu membuatnya merasa bahwa tim Merah Putih bakal mengalami masa sulit.
"Saya pernah mengalami banyak situasi di klub sepak bola di mana pelatih diganti, dan itu selalu sulit," ucap Maarten Paes.
Meski begitu, kiper 26 tahun tersebut menyambut optimis era baru skuad Garuda yang akan dilatih Patrick Kluivert.
"Tapi Anda benar-benar bersyukur atas apa yang telah mereka lakukan untuk Anda. Kemudian ada babak baru," sambung Paes.
Kiper FC Dallas ini juga optimis dengan peluang timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Apalagi dengan posisi skuad Garuda yang bagus.
"Tentu saja, perjalanan dari Amerika (ke Indonesia) sangat jauh, tapi kami punya peluang nyata mencapai Piala Dunia," tegasnya.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Gerald Vanenburg Pelatih Timnas Indonesia U-23 dan Asisten Patrick Kluivert
Adapun timnas Indonesia bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan total enam poin.
Berita Terkait
-
3 Pemain Top Dunia yang Pernah Setim dengan Gerald Vanenburg
-
Jadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Gerald Vanenburg: Saya Sangat Bangga
-
Pelatih Yordania U-20 Bangga Kalahkan Timnas Indonesia U-20 dengan 10 Pemain
-
Penjelasan Indra Sjafri usai Kalah dari 10 Pemain Yordania
-
Timnas Indonesia U-20 Keok, Indra Sjafri Singgung Kegagalan Penalti Welber Jardim
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan