Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan, dilaporkan ditangkap polisi di Brussel-Belgia pada Senin (27/1/2025) pagi. Penyebabnya, mantan pemain Bhayangkara FC itu diduga terlibat dalam penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Eropa.
Dilansir dari Soccermews.nl, keterlibatan Radja Nainggolan dikonfirmasi oleh Kejaksaan Brussels. Penyelidikan terhadap Radja Nainggolan masih berlangsung.
"Ini merupakan bagian dari penyelidikan yang menyangkut dugaan fakta impor kokain dari Amerika Selatan ke Eropa," kata Kantor Kejaksaan Brussels.
"Kami dapat memastikan bahwa pesepakbola RN telah ditangkap. Karena penyelidikan saat ini sedang berlangsung, maka tidak ada komentar lebih lanjut yang akan diberikan dalam tahap ini," kata Kantor Kejaksaan Brussels menambahkan.
Masih dari sumber yang sama, Radja Nainggolan sebelumnya sempat dikaitkan dengan penyelundupan kokain setelah mitra bisnisnya di perusahaan jet swasta pernah dihukum karena penyelundupan narkoba dengan private jet untuk Hizbullah.
"Nainggolan sebelumnya dikaitkan dengan penyelundupan kokain, ketika ternyata salah satu mitra bisnisnya di sebuah perusahaan jet swasta telah dihukum di masa lalu penyelundupan narkoba dengan jet pribadi untuk organisasi Hizbullah," tulis Soccermews.nl.
Sebagai informasi, Hizbullah sebuah partai politik Islam Syiah sekaligus kelompok paramiliter di Libanon yang didukung Iran dan dipimpin oleh Hassan Nasrallah sejak 1992.
Bagi beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, hingga Australia, Hizbullah dianggap sebagai teroris.
Adapun Radja Nainggolan saat ini berstatus sebagai pemain klub Belgia, Lokeren-Temse, yang bermain di kasta kedua. Ia berhasil mencetak gol dalam laga debutnya melawan Lierse SK pada 24 Januari lalu.
Baca Juga: Kokain Bukan yang Pertama, Jejak Kasus Narkoba Radja Nainggolan Hingga Terkait Organisasi Terorisme
Berita Terkait
-
Kokain Bukan yang Pertama, Jejak Kasus Narkoba Radja Nainggolan Hingga Terkait Organisasi Terorisme
-
Klub Buka Suara Radja Nainggolan Ditangkap Selundupkan Kokain: Kami Setuju...
-
Penampakan Mobil Radja Nainggolan yang Disita di Kasus Penyelundupan Kokain
-
Kasus Narkoba Radja Nainggolan: Impor Kokain dari Amerika Selatan ke Eropa
-
Detik-detik Pemain Keturunan Radja Nainggolan Digerebek Polisi Lalu Diciduk karena Kokain
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Pascal Gross Resmi Kembali ke Brighton dari Borussia Dortmund dengan Kontrak Permanen
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026