Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Radja Nainggolan ditangkap otoritas hukum Belgia di dugaan kasus penyelundupan kokain jaringan internasional.
Gelandang 36 tahun yang baru jalani debut di klub KSC Lokeren-Temse itu ditangkap pihak kepolisian pada Senin (27/1) pagi waktu setempat.
Pihak kepolisian federal Belgia atau FDP melakukan penggeledahan di apartemen Radja Nainggolan yang berlokasi di Eilandje.
Selain itu, pihak FDP selama proses penyelidikan juga menyita mobil milik Radja Nainggolan. Dikutip dari laporan GVA, mobil Radja Nainggolan jenis Smart Brabus langsung diderek oleh otoritas hukum Belgia.
Kantor kejaksaan umum Brussels telah mengonfirmasi penangkapan pemain yang baru cetak gol debut itu.
Dari informasi yang disampaikan oleh pihak kejaksaan umum Brussels, kasus penyelundupan kokain itu berasal dari Amerika Selatan dan masuk ke Belgia melalui pelabuhan Antwerp.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa pesepak bola RN telah kami tangkap sehubungan dengan kasus tersebut," ungkap pihak kejaksaan umum Belgia seperti dikutip dari Voetbalprimeur.
Ditambahkan oleh pihak kejaksaan sampai saat ini Radja Nainggolan masih dalam proses pemeriksaan. "Sesuai dengan asas praduga tak bersalah, tidak ada komentar lebih lanjut untuk saat ini,"
Menurut pihak kejaksaan, proses penyelidikan yang dilakukan FGP fokus di dua titik yakni wilayah Pelabuhan Antwerp dan Brussels.
Baca Juga: Kasus Narkoba Radja Nainggolan: Impor Kokain dari Amerika Selatan ke Eropa
Pengacara Radja Nainggolan, Omar Souidi samapi saat ini belum bisa memberikan komentar. Sementara itu, pihak klub baru Nainggolan, KSC Lokeren-Temse mengungkap bahwa mereka menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Sebagai sebuah klub, kami hormati proses hukum. Kami hanya dapat mengonfirmasi bahwa pemain tersebut absen dari latihan pagi ini," tulis pernyataan resmi Lokeren-Temse.
Pihak klub juga memastikan Radja Nainggolan dipastikan absen saat Lokeren-Temse menghadapi KAS Eupen yang dibela oleh Shayne Pattynama.
"Radja Nainggolan tidak memenuhi syarat untuk main di pertandingan itu," kata KSC Lokeren-Temse.
Berita Terkait
-
Kasus Narkoba Radja Nainggolan: Impor Kokain dari Amerika Selatan ke Eropa
-
Detik-detik Pemain Keturunan Radja Nainggolan Digerebek Polisi Lalu Diciduk karena Kokain
-
Radja Nainggolan Ditangkap Kasus Penyelundupan Kokain, Polisi Geledah 30 Tempat
-
Breaking News! Radja Nainggolan Ditangkap Kasus Penyelundupan Kokain
-
Seberapa Jago Delano van der Heijden? Berhasrat Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
-
Maarten Paes Tepis 2 Penalti: Saya Mempelajari Semua Tendangan Lawan
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top