Suara.com - Lini depan Timnas Indonesia jadi salah satu pekerjaan rumah bagi pelatih anyar Patrick Kluivert. Hingga saat ini belum ada striker haus gol yang jadi tumpuan bagi tim Merah Putih.
Di lini belakang, Timnas Indonesia sudah cukup mumpuni dengan kehadiran Maarten Paes, Jay Idzes, Rizky Ridho, Kevin Diks hingga Mees Hilgers.
Begitu pula dengan lini tengah, gelandang Timnas Indonesia bisa dibilang cukup kompetitif dengan kehadiran pemain seperti Thom Haye hingga Ivar Jenner.
Sementara di lini depan, sampai saat ini Timnas Indonesia tergantung pada Ragnar Oratmangoen. Namun ia bukan seorang striker murni. Sosok seperti Rafael Struick ataupun Ramadhan Sananta belum maksimal untuk jadi mesin gol.
Kondisi ini pun harus segera dipecahkan oleh Kluivert dan para asistennya. Apalagi Kluivert sempat mengutarakan bahwa Timnas Indonesia harus bisa bermain dengan skema menyerang.
Robin Mirisola Bisa Jadi Alternatif
Salah satu pemain keturunan Indonesia yang cukup layak dipertimbangkan untuk dinaturalisasi ialah striker Jong Genk, Robin Mirisola.
Usianya masih sangat muda 18 tahun. Ia dikontrak oleh Genk hingga 30 Juni 2017. Bersama klub Belgia, Mirisola terbilang striker moncer.
Di musim 2024/2025, Robin Mirisola tercatat telah bermain sebanyak 17 pertandingan. Data dari footballtransfers, di 17 laga itu atau 1229 menit bermain, Robin telah mencetak 6 gol dan 3 assist.
Baca Juga: Keturunan Surabaya Mike Kleijn Dianggap Playmaker Modern, Diincar Klub Top Eropa
Catatan ini lebih baik dibanding musim sebelumnya. Pada musim 2023/2024, Mirisola yang bermain sebanyak 23 pertandingan hanya mampu mencetak 4 gol dan 2 assist.
Sedangkan di musim pertamanya di Jong Genk, Robin Mirisola hanya bermain 10 caps dan tidak bisa mencetak gol dan assist.
Nilai pasar Robin Mirisola pun tiap musimnya beranjak naik. Estimasi nilai pasarnya di musim ini menembus angka 1.8 juta euro atau setara dengan Rp30 miliar.
Garis keturunan Robin Mirisola
Lantas benarkah ia punya darah Indonesia? Dari penelusuran Suara.com, Robin memiliki ayah bernama Marco Mirisola.
Marco dikutip dari data carrierecalciatori.it sempat bermain di sejumlah klub Liga Italia. Ayah Robin disebut-sebut sempat bermain di Spezia dan Perugia.
Berita Terkait
-
Keturunan Surabaya Mike Kleijn Dianggap Playmaker Modern, Diincar Klub Top Eropa
-
Kandas untuk Kali Kedua, Timnas U-20 Butuhkan Perbaikan Signifikan di Lini Tengah
-
Kembali Kalah, Sejatinya Timnas Indonesia U-20 Diuntungkan Wasit di Laga Melawan Suriah
-
Shin Tae-yong Bongkar PSSI Tak Punya Niat Pertahankan Dirinya: Tidak Ada Sama Sekali...
-
Potret Lawas Radja Nainggolan Nge-Fly di Diskotek Kini Terjerat Skandal Kokain
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard