Suara.com - Calon pemain yang disebut bakal menjalani proses naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia, Jairo Riedewald, melakukan aksi tak terpuji setelah menonjok pemain Timnas Jepang bernama Joel Chima Fujita.
Aksi tak terpuji tersebut dilakukan Jairo Riedewald saat memperkuat Antwerp FC dalam pertandingan tandang di markas Saint-Truiden VV, pada pekan ke-23 Belgia Pro League musim 2024/2025.
Saat memasuki penghujung laga, duel antara kedua tim pun memanas. Jairo Riedewald harus mengakhiri laga lebih cepat karena mendapatkan kartu merah langsung dari wasit. Dia diusir karena memukul wajah pemain lawan, Joel Chima Fujita.
Akibat kartu merah yang dikeluarkan wasit tersebut, situasi jadi semakin memanas. Sebab, setelah itu ada dua pemain Royal Antwerp yang dapat kartu kuning. Sedangkan satu pemain lawan juga dapat kartu kuning.
Lantas, siapakah sebetulnya sosok Joel Chima Fujita? Bagaimana rekam jejaknya di dunia sepak bola hingga akhirnya bisa memperkuat Timnas Jepang dan berkarier di Belgia bersama Saint-Truiden VV? Berikut Suara.com menyajikan ulasannya.
Mengenal Joel Chima Fujita
Joel Chima Fujita merupakan salah satu pemain penting yang saat ini memperkuat lini tengah klub kasta tertinggi Liga Belgia, Sint-Truiden VV. Bersama klub tersebut, dia punya catatan statistik yang cukup mentereng.
Sepanjang musim ini, Joel Fujita setidaknya sudah bermain sebanyak 20 kali. Hanya ada tiga momen di mana ia harus absen bermain. Dua di antaranya ketika tampil di Olimpiade 2024 dan satu lainnya karena akumulasi kartu kuning.
Tak hanya itu, kontribusinya juga sudah cukup oke karena menyumbang dua assist. Catatan ini menunjukkan bahwa pemain berusia 22 tahun itu merupakan nyawa di lini tengah Sint-Truiden VV.
Baca Juga: Kabar Buruk dari Jairo Riedewald Sebelum Gabung ke Timnas Indonesia
Pemain kelahiran Tokyo, 16 Februari 2002, ini memang punya latar belakang menarik. Meskipun dilahirkan di Jepang, dia memiliki darah Nigeria yang berasal dari ayahnya. Sedangkan darah Jepang didapatkan dari ibunya.
Namun, Fujita memutuskan untuk memperkuat Timnas Jepang sejak usia muda. Pemain yang memulai kiprahnya di level profesional bersama Tokyo Verdy itu pernah memperkuat Timnas Jepang U-17 pada medio 2019.
Setelah itu, dia melanjutkan kariernya bersama sejumlah klub di Negeri Matahari Terbit, mulai dari Tokushima Vortis (2021) hingga Yokohama F Marinos (2022-2023), sebelum akhirnya berkarier di Belgia bersama Sint-Truiden.
Ketika mulai beranjak dewasa, dia pun mulai mendapatkan tempat di skuad Timnas Jepang U-23, termasuk salah satunya menjadi kapten ketika membawa skuad muda Samurai Biru menjuarai Piala Asia U-23 2024.
Ketika itu, dia bermain sebagai pilihan utama, terutama pada fase gugur, hingga akhirnya berhasil menumbangkan Uzbekistan U-23 dengan skor 1-0 di partai final.
Sejauh ini, Joel Chima Fujita sudah menghasilkan dua caps bersama Timnas Jepang di level senior, tepatnya ketika menghadapi Piala EAFF pada 2022 silam.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Kabar Buruk dari Jairo Riedewald Sebelum Gabung ke Timnas Indonesia
-
Update Naturalisasi Jairo Riedewald, Kapan Selesai?
-
Segera Dinaturalisasi, Jairo Riedewald Jadi Pemain Termahal Timnas Indonesia?
-
3 Pemain Jepang Paling Subur di Liga Inggris, No.1 Bakal Lawan Timnas Indonesia
-
Jelang Dilatih Patrick Kluivert, Harga Pasar Jairo Riedewald Mengejutkan!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Argentina vs Mesir: Sanggupkah Mohamed Salah Eksploitasi Penyakit 'Sombong' Albiceleste?
-
De la Fuente Puji Kedalaman Skuad Spanyol usai Menang Dramatis atas Portugal
-
Gol Telat Spanyol Singkirkan Portugal, Roberto Martinez Nilai Timnya Cuma Kurang Beruntung
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Tinggalkan Kursi Pelatih Portugal
-
Legasi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia: Deretan Rekor Gila CR7 yang Sulit Dipecahkan