Suara.com - Ian Maatsen masih jadi buruan Timnas Indonesia untuk dinaturalisasi.
Bek Aston Villa itu sudah pernah dipanggil Ronald Koeman masuk ke skuad Timnas Belanda.
Meski demikian, bek berusia 22 tahun itu belum pernah mendapatkan menit bermain di level senior.
Dengan kondisi itu, Maasten masih berpotensi dinaturalisasi dan membela pasukan Garuda dan 'dibajak' Patrick Kluivert.
Ian Maatsen saat ini memiliki harga pasaran senilai Rp556,21 miliar, dan harga tertingginya pernah di angka Rp695,27 miliar.
Apalagi, Ian Maatsen kembali terkena harapan palsu alias PHP dari Timnas Belanda pada FIFA Matchday November 2024 lalu.
Alih-alih dipanggil Ronald Koeman ke tim senior, Ian Matsen yang kini membela Aston Villa, justru didaftarkan masuk skuad U-21.
Terakhir kali Ian Maatsen dipanggil ke Timnas Belanda adalah pada EURO 2024 untuk menggantikan Frenkie de Jong yang cedera, namun dia tak diturunkan.
Kendati lahir dan besar di Belanda, ia punya darah campuran. Mengalir di tubuh Maatsen darah Indonesia-Suriname. Darah Indonesia didapatkannya dari sang ibu yang berasal dari Jawa.
Baca Juga: Siapa Flabio Soares? Winger Keturunan Bisa Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi
Dia sudah mencatatkan 19 penampilan buat Belanda U-21, namun belum juga mencatatkan penampilan buat timnas senior Belanda.
Di atas kertas, Ian Maatsen masih bisa membela Timnas Indonesia. Namun, prosesnya diyakini akan rumit.
Pasalnya, kasus Ian Maatsen mirip dengan apa yang terjadi pada kiper FC Dallas, Maarten Paes. Prosesnya bahkan bisa sampai ke pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Alasannya karena Maatsen masih bermain untuk Timnas Belanda U-21 meski usianya sudah 22 tahun. Hal serupa dialami juga oleh Paes di masa lampau.
Hal ini bertentangan dengan aturan FIFA yang tidak memperbolehkan seorang pemain memperkuat negara lain di usia lebih dari 21 tahun saat ingin pindah asosiasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat