Suara.com - Laga antara Arema FC dan PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-22 BRI Liga 1 2024-2025 berakhir dengan skor sama kuat 1-1.
Dalam laga di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar ,PSM Makassar harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Joao Pereira Albertine alias Balotelli menerima kartu merah langsung.
Jalannya Pertandingan
PSM Makassar berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu melalui gol apik Nermin Haljeta pada menit ke-64.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, karena Arema FC segera membalas hanya dua menit berselang melalui tandukan Pablo Oliveira (66') yang memanfaatkan sepak pojok dari Arkhan Fikri.
Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, ini awalnya berjalan cukup ketat dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang berbahaya di babak pertama. Sepanjang 45 menit pertama, Arema FC hanya mencatatkan dua tembakan tepat sasaran, sedangkan PSM Makassar hanya satu.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Arema FC nyaris membuka keunggulan melalui aksi individu Bayu Setiawan pada menit ke-48, namun sepakannya masih bisa diamankan oleh kiper PSM, Reza Arya Pratama.
Tekanan dari Arema FC terus berlanjut, tetapi upaya Salim Tuharea lewat tendangan voli kaki kanan di menit ke-62 masih melebar dari sasaran.
Justru PSM Makassar yang sukses memecah kebuntuan terlebih dahulu melalui gol Nermin Haljeta setelah menerima umpan silang Ricky Pratama.
Baca Juga: Didampingi Erick Thohir, Patrick Kluivert Cs Blusukan di Laga Dewa United vs Persija
Arema FC segera merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Peluang Charles Lokolingoy sempat ditepis Reza Arya, namun dari situasi sepak pojok, Pablo Oliveira sukses menyamakan kedudukan lewat tandukan akuratnya.
Balotelli Dikartu Merah, PSM Bertahan dengan 10 Pemain
Situasi semakin menguntungkan bagi Arema FC ketika PSM Makassar harus bermain dengan 10 pemain setelah Balotelli mendapatkan kartu merah pada menit ke-80 akibat pelanggaran keras terhadap Johan Alfarizi.
Meski kekurangan pemain, PSM tetap memberikan perlawanan sengit. Pada menit ke-87, Nermin Haljeta nyaris mencetak gol kedua bagi timnya, tetapi sepakan kaki kirinya masih melambung tinggi.
Di menit-menit akhir pertandingan, Arema FC berusaha keras untuk mencetak gol kemenangan. Dalberto Luan Belo mencoba melepaskan tembakan, namun masih bisa diblok lini pertahanan PSM.
Kiper PSM, Reza Arya, juga menunjukkan performa gemilang dengan menggagalkan sundulan jarak dekat Johan Alfarizi di masa injury time.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Usul Ditolak FIFA, Timnas Iran Pastikan Tampil di Piala Dunia 2026 tapi...
-
Bos Grup Djarum Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Klub Serie A Ucap Belasungkawa
-
Atmosfer Suporter Garuda Bikin Luke Vickery Merinding, Siap Bela Timnas Indonesia
-
Luke Vickery Blak-blakan! Tinggal Tunggu Here We Go Bela Timnas Indonesia
-
Semakin Canggih, Ranking FIFA akan Diperbarui Real Time Mulai Maret 2026
-
Seleksi Lebih dari 170 Orang, 10 Pemain Ini Wakili Indonesia di Ajang Piala Dunia Anak Jalanan 2026
-
Bomber Timnas Bulgaria Sudah Gatal Ingin Injak Rumput Stadion GBK
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh