Suara.com - Penyerang Timnas Indonesia, Rafael Struick sempat merasakan gegar budaya setelah dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia. Dia tiba-tiba jadi terkenal dan itu membuatnya merasa aneh.
Penyerang kelahiran Leidschendam, Belanda itu saat ini tengah berada dalam masa-masa sulit di klubnya, Brisbane Roar, tetapi tetap jadi sosok populer di Indonesia.
Rafael Struick diketahui resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Mei 2023. Saat itu, dia masih bermain untuk tim kasta kedua Liga Belanda, ADO Den Haag.
Meski masih berusia sangat muda yakni 20 tahun saat itu, Rafael Struick langsung mendapat kepercayaan dari pelatih Timnas Indonesia kala itu, Shin Tae-yong.
Struick bahkan menjadi starter ketika Timnas Indonesia menjamu Argentina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dalam laga persahabatan pada 19 Juni 2023 lalu.
Selepas momen itu, dia menjadi idola baru bagi fans sepak bola Indonesia, tak terkecuali di kalangan para perempuan.
Jumlah pengikutnya di Instagram pun melonjak tajam dari ribuan menjadi 4,6 juta. Saat berada di Indonesia, dia pun tak bisa leluasa berjalan-jalan karena banyak orang yang langsung mengenalinya.
"Saya dikenali setiap menit. Itu benar-benar aneh. Saya menikmatinya untuk saat ini," kata Rafael Struick dalam wawancara bersama media Belanda, AD beberapa waktu lalu dikutip Suara.com pada Rabu (12/2/2025).
"Ada hampir 300 juta penduduk di Indonesia, lho. Tujuh dari sepuluh menonton sepak bola. Jadi, Anda memiliki banyak penggemar sepak bola."
Baca Juga: Apa Kabar Joey Suk? Dulu Tak Datang Sumpah WNI, Nasibnya Kini
Situasi Sulit Rafael Struick
Setelah masa-masa menyenangkan menjadi sosok bintang di Timnas Indonesia, Rafael Struick mulai menemui jalan terjal dalam kariernya di level klub.
Dia memilih hengkang dari ADO Den Haag ke klub kasta teratas Australia, Brisbane Roar pada akhir tahun lalu demi mendapat menit bermain yang lebih banyak.
Namun, bersama klub yang dimiliki Bakrie Group itu, Rafael Struick nyatanya juga belum mampu mengamankan tempat sebagai penyerang utama.
Menyitat Transfermarkt, Struick baru tampil sembilan kali untuk Brisbane Roar sejak bergabung pada September 2024.
Belakangan, namanya sudah tak pernah masuk dalam starting XI Brisbane Roar di empat laga terakhir. Dalam periode itu pun, dia cuma duduk di bangku cadangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain
-
MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri
-
Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara
-
Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia
-
Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija
-
Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?
-
Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya
-
Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan