Suara.com - Pelatih Iran U-20, Hossein Abdi, menyampaikan uneg-unegnya ketika mempersiapkan tim menjelang bertemu timnas Indonesia U-20 di Piala Asia U-20 2025.
Hossein Abdi merasa banyak kendala ketika mempersiapkan tim, salah satunya klub-klub yang tidak melepaskan pemain ke tim nasional.
"Kami mengalami hari-hari yang sulit dan mudah, yang terkadang menjadi mengerikan. Karena ada masalah dengan pertandingan persahabatan dan pemusatan latihan," kata Hossein Abdi dilansir dari FFIRI.ir.
"Di sisi lain, itu sangat menjengkelkan bagi kami untuk tidak bermain sebagai tim, tapi bagaimanapun, kami pergi ke sini dan kami tidak berhenti. Pemain gagal datang ke tim nasional karena penolakan klub mereka," lanjutnya.
Lebih lanjut, Hossein Abdi menegaskan bahwa kepentingan negara lebih penting dari segalannya. Ia akan memberikan terbaik di Piala Asia U-20 2025.
"Ini adalah masalah besar bagi tim nasional yang seharusnya tidak berakar sama sekali. Kita semua bekerja untuk mengibarkan bendera negara dan tidak ada yang lebih penting," imbuhnya.
Iran menjadi salah satu kandidat juara di Piala Asia U-20 2025. Iran memiliki sejarah bagus di kejuaraan ini dengan empat kali pada 1973, 1974, 1975, dan 1976.
Pada edisi 2023 yang digelar di Uzbekistan, Iran berhasil melangkah hingga babak perempat-final.
Baca Juga: Piala Asia U-20 2025: Australia Pesta Gol, Timnas Indonesia Menang atau Kalah?
Berita Terkait
-
Piala Asia U-20 2025: Australia Pesta Gol, Timnas Indonesia Menang atau Kalah?
-
Pelatih Iran: Timnas Indonesia U-20 Sangat Kuat
-
Timnas Indonesia U-20 Dihantui Rekor Buruk Jelang Lawan Iran di Piala Asia U-20 2025
-
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-20 vs Iran: Jens Raven Jadi Tumpuan
-
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-20 vs Iran Malam Ini
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna